Dukung Serangan Israel, Gal Gadot: Negara Saya Sedang Perang!

News - Exist in Exist, CNBC Indonesia
13 May 2021 19:30
Gal Gadot arrives at the Vanity Fair Oscar Party on Sunday, Feb. 9, 2020, in Beverly Hills, Calif. (Photo by Evan Agostini/Invision/AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Aktris berdarah Israel, Gal Gadot, mengaku "patah hati" melihat konflik yang terjadi antara polisi Israel dan pengunjuk rasa Palestina.

Di tengah ketegangan yang terus meningkat, pemain film Wonder Woman ini ikut mencurahkan keprihatinannya di Instagram.

"Hati saya hancur. Negara saya sedang berperang. Saya mengkhawatirkan keluarga saya, teman-teman saya. Saya mengkhawatirkan penduduk saya," tulis Gal Gadot di postingannya, Rabu (12/5/20201)


"Ini lingkaran setan yang sudah berlangsung terlalu lama. Israel layak hidup sebagai bangsa yang bebas dan aman. Tetangga kita berhak mendapatkan hal yang sama," lanjutnya.

Ia juga memanjatkan doanya untuk para korban dan keluarga dan berharap agar permusuhan ini berakhir.

"Saya berdoa agar para pemimpin kita menemukan solusi agar kita bisa hidup berdampingan dalam damai. Saya berdoa untuk hari-hari yang lebih baik," tulis Gal Gadot di akhir postingannya.

Setelah menuai kontroversi dan banjir kritikan dari publik, Ia memutuskan untuk mematikan kolom komentar di postingannya.

Gal Gadot bukan satu-satunya selebritis yang angkat bicara terkait konflik ini. Gigi Hadid, putri dari Mohamed Hadid yang merupakan warga Palestina, mengunggah ulang catatan dari Anita Elizabeth Bitton di Instagram tentang konflik tersebut.

"Anda tidak dapat mengadvokasi kesetaraan ras, LGBT & hak-hak perempuan, mengutuk rezim yang korup & kejam & ketidakadilan lainnya namun memilih untuk mengabaikan penindasan Palestina. Itu tidak masuk akal. Anda tidak dapat memilih & memilih hak asasi manusia siapa yang lebih penting," bunyi pesan itu.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading