Buntut Kerumunan Tanah Abang KRL Dibatasi, Ini Penjelasan KAI

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
03 May 2021 13:40
Penumpang kereta commuterline mengantre di Stasiun Tanah Abang, Senin (12/10/2020). Di hari pertama PSBB saat jam pulang kantor Stasiun Tanah Abang terpantau sepi. Antrean penumpang terlihat hanya saat petugas memberlakukan sistem buka tutup untuk mencegah penumpukan penumpang di dalam Stasiun. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Mulai hari ini Senin 3 Mei 2021, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) tidak melayani naik turun pengguna KRL pada pukul 15.00 - 19.00 WIB. Hal ini disebabkan naiknya traffic di stasiun tanah abang sebagai antisipasi penyebaran Covid - 19 dari adanya kepadatan menjelang hari Lebaran.

KAI Commuter mencatat pengguna KRL yang masuk dari stasiun Tanah Abang untuk menggunakan KRL hingga pukul 17.00 WIB tercatat 37.349 pengguna per Sabtu 1 Mei 2021 kemarin.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba menjelaskan kebijakan ini diambil usai kunjungan dari Gubernur DKI Jakarta, Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya ke kawasan Tanah Abang pada Minggu 2 Mei 2021.


Dengan mempertimbangkan potensi kepadatan masyarakat yang hendak kembali ke daerah asalnya usai beraktivitas di kawasan Tanah Abang, maka pada sore hari Stasiun Tanah Abang sementara tidak melayani naik turun pengguna KRL.

Kebijakan ini dimulai Senin 3 Mei setiap pukul 15.00 - 19.00. Untuk layanan KRL Lintas KRL Lintas Rangkasbitung/Parung Panjang/Serpong - Tanah Abang PP perjalanannya hanya sampai dan berawal dari Stasiun Palmerah.

Sementara untuk KRL Lintas Bogor/Depok/Nambo - Angke / Jatinegara PP tidak berhenti di Stasiun Tanah Abang. Pengguna di lintas itu tetap dapat naik/turun menggunakan alternatif stasiun Karet, Stasiun Duri dan Stasiun Angke.

"Di luar waktu-waktu dan lintasan KRL itu layanan KRL tetap berlangsung normal sebagaimana biasa," jelas Anne dalam keterangan resmi, Senin (3/5/2021).

KAI Commuter akan mengumumkan perubahan ini di seluruh stasiun dan rangkaian KRL. Di stasiun-stasiun yang menjadi alternatif pengguna untuk naik/turun, KAI Commuter selanjutnya juga akan menambah jumlah petugas sebagai antisipasi peningkatan jumlah pengguna. Evaluasi juga akan terus dilakukan berkala mengenai perubahan layanan ini.

KAI Commuter tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai aturan yang berlaku. Mulai dari penerapan penggunaan masker kain 3 lapis atau masker kesehatan hingga penerapan jaga jarak antar pengguna baik di area stasiun maupun di dalam perjalanan KRL. Juga menjalankan protokol kesehatan seperti cek suhu dan mencuci tangan sebelum atau sesudah naik KRL.

Pihak kereta komuter juga mengimbau pengguna KRL mengikuti informasi dan arahan petugas. Selalu gunakan aplikasi KRL Access untuk memantau kepadatan stasiun, jadwal perjalanan dan posisi KRL secara real time.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Termasuk Stasiun Cikoya, KRL Tak Beroperasi di Banten


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading