Kabar Penjualan Kapal Coast Guard Bekas AS ke RI Bikin Heboh

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
29 April 2021 20:58
Patroli maritim pencarian kapal selam KRI Nanggala yang hilang saat mengikuti latihan di Rabu di perairan Pulau Bali. (AP/Eric Ireng)

Jakarta,CNBC Indonesia -  Pemerintah Amerika Serikat (AS) berencana menjual kapal Penjaga Pantai (coast guard) AS (USCGC) Adak yang bersejarah kepada Indonesia. Namun, rencana ini memicu kontroversi di dalam negeri AS. Warga AS berpendapat kapal tersebut lebih baik dimuseumkan daripada dijual ke Indonesia.

Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan AS pada 2 April lalu secara resmi memberitahu kongres tentang rencana penjualan kapal Adak dan Aquidneck ke Indonesia dengan harga yang dirahasiakan. Kapal USCGC Adak tercatat berperan dalam penyelamatan atau evakuasi warga terbesar dalam sejarah saat peristiwa 11 September 2001 (9/11).

Kapal tersebut akan ditawarkan secara resmi bulan depan, 30 hari setelah Kongres diberitahu. Dalam pernyataannya kepada The New York Post, Coast Guard mengatakan keputusan penjualan ini "untuk mencapai kepentingan keamanan nasional AS" dan telah berkoordinasi dengan TNI AL Indonesia sejak Februari.


Dilansir dari South China Morning Post (SCMP), pihak Angkatan Laut Indonesia belum menanggapi permintaan konfirmasi ihwal kabar ini. Seorang pejabat dari tim media angkatan laut Indonesia mengatakan tidak mengetahui rencana tersebut.

Penjualan kapal Coast Guard ini mencerminkan komitmen AS untuk membangun kemampuan maritim negara-negara Asia Tenggara untuk melawan China di kawasan itu. Namun para ahli berpendapat bahwa Indonesia lebih baik membeli kapal baru dibandingkan kapal AS yang statusnya sudah dinonaktifkan.

Kapal Adak sebelumnya digunakan dalam evakuasi sekitar 500.000 orang dari Lower Manhattan setelah serangan 11 September di New York. Kapal setinggi 110 kaki itu juga merupakan salah satu dari empat kapal pemotong yang dikerahkan ke Irak selama invasi pimpinan AS.

Pelabuhan asal Adak ada di Sandy Hook, New Jersey. Ini pertama kali ditugaskan pada tahun 1989 dan saat ini diangkut di Bahrain. Kapal tersebut dijadwalkan akan dinonaktifkan pada bulan Juli dan USCGC Adak Historical Society telah menyerukan agar kapal tersebut diubah menjadi tugu peringatan dan museum di Tampa Bay, Florida.

Kelompok USCGC Adak Historical Society tersebut telah memulai petisi online untuk mencegah kapal tersebut dijual ke Indonesia, dan lebih dari 7.600 orang telah menandatanganinya.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading