Indonesia Negeriku, Sembako Impor Melulu!

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
21 April 2021 03:50
Suasana aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/2/2021). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia sampai saat ini masih melakukan impor barang konsumsi dari negara lain. Impornya pun mengalami kenaikan di bulan Maret lalu dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ada beragam komoditas pangan yang sehari-hari dikonsumsi oleh masyarakat di impor dari negara lain, mulai dari garam, gula, bawang putih hingga kedelai yang menjadi bahan baku pembuatan makanan favorit banyak orang yakni tahu dan tempe.

"Impor barang konsumsi naik 15,51% (mtm) dan naik 13,4% (yoy). Beberapa komoditas yang naik tinggi diantaranya, raw sugar dari india, jeruk mandarin dari China," ujar Kepala BPS Suhariyanto saat konferensi pers virtual hasil Neraca Dagang Maret 2021.


Berikut barang sembako yang naik impornya di Maret 2021:

Garam

Impor garam di Maret 2021 sebanyak 299.736 ton. Realisasi ini naik 275% dari Februari 2021 sebanyak 79.929 ton. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya impor garam naik 54,02%, dimana pada Maret 2020 impor sebanyak 194.608 ton.

Secara kumulatif di kuartal I-2021, impor tercatat sebanyak 379.910 ton atau naik 19,60% dibandingkan dengan kuartal I-2020 sebanyak 317.642 ton.

Adapun negara utama pemasok garam ke Indonesia ada lima negara. Mulai dari Australia yang pada Maret tercatat 241.418 ton atau naik 202,76% dibandingkan dengan Februari 2021 (month to month/mtm) sebanyak 79.740 ton. Sedangkan, dibandingkan dengan Maret 2020 (year on year/yoy) impor naik 24,4% dari 194.060 ton.

Kemudian ada juga garam dari India yang di Maret sebanyak 58.268 ton atau naik 103.950% (mtm) dari 56 ton dan naik 34.583% (yoy) dari hanya 168 ton. Dari China sebanyak 5 kilogram atau turun 100% (mtm) dari sebelumnya 108 ton dan turun 100% (yoy) dari 162 ton. Lalu dari Thailand sebanyak 50 ton atau naik 100,05% (mtm) dan naik 99,33% (yoy).

Sementara itu, untuk Maret ini impor garam dari Selandia Baru nihil atau turun 100% dibandingkan bulan sebelumnya yang ada sebanyak 250 kilogram dan periode yang sama tahun sebelumnya 192 ton.

Halaman Selanjutnya >> Impor Gula dan Kedelai

Impor Gula dan Kedelai
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading