Gara-gara Covid, Luhut: Wisata Indonesia Sangat Menderita

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
26 March 2021 13:45
Luhut Binsar Pandjaitan mining Zone

Jakarta, CNBC Indonesia - Pandemi Covid-19 sudah berlangsung selama 14 bulan terakhir. Dampak dari Covid-19 menyasar semua lini termasuk pariwisata.

Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan mengatakan masa sulit ini dialami oleh seluruh dunia. Pandemi ini membuat dilema antara kesehatan dan pertumbuhan ekonomi. Kunjungan dari wisatawan internasional ke Bali pun turun tajam.

"Jadi ini saya pikir masalah yang harus kita atasi dan 14 bulan terakhir. Saya kira tidak hanya Bali. Menurut saya seluruh kawasan pariwisata Indonesia sangat menderita," kata Luhut dalam sambutan di Bali Investment Forum 2021, Jumat, (26/03/2021).


Tidak hanya wisatawan internasional, wisatawan lokal pun juga turun. Dia berharap dengan program vaksinasi yang sedang berjalan ini akan mengerek jumlah wisatawan lagi.

"Menurut saya turis domestik sangat penting bagi kita karena seperti 90% turis Indonesia berasal dari turis domestik," tuturnya.

Luhut menegaskan turis adalah salah satu sektor yang sangat penting. Di mana Bali menjadi salah satu target lokasi mendorong sektor pariwisata ini dan diharapkan Bali akan segera mendapatkan vaksin astrazeneca 1,5 juta.

"Harapannya, Bali bisa mendapatkan 1,5 juta vaksin, semoga bulan ini dan bulan depan," kata Luhut.

Lebih lanjut dia mengatakan vaksinasi yang berjalan saat ini sudah mencapai 500 ribu per hari. Dia optimis pada Mei bisa mencapai 750 ribu atau mungkin 1 juta sehari.

"Bagaimana kita mengatasi covid dan bagaimana kita melihat pertumbuhan ekonomi. Tapi ini juga terkait dengan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Luhut Cari Pengusaha Lokal Urus Toilet di Tempat Wisata, Mau?


(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading