Internasional

Awas Corona Menggila di Negara Tetangga Terdekat RI

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
25 March 2021 15:20
Thousands of children wave flags while performing for Britain's Prince Charles and his wife Camilla, Duchess of Cornwall, during a cultural display in Port Moresby , Papua New Guinea, Sunday, Nov. 4, 2012. The royal couple are in Papua New Guinea for three days, followed by a visit to Australia and New Zealand.  (AP Photo/Rob Griffith)

Jakarta, CNBC Indonesia - KasusĀ corona (Covid-19) di Papua Nugini (Papua New Guinea) naik tajam. Ini membuat pemerintah menutup perbatasan Kamis (25/3/2021).

Perjalanan antara pulau-pulau kecil yang melintasi perbatasan laut negara itu dengan Australia di Selat Torres akan ditutup segera. Perjalanan udara dan laut internasional ke Papua Nugini dan perbatasan darat dengan Indonesia juga ikut ditutup.


"Perbatasan itu akan tetap ditutup untuk waktu yang tidak ditentukan, dan perjalanan lintas batas tidak akan diizinkan sampai pemberitahuan lebih lanjut," kata Komisaris Polisi David Manning yang memimpin upaya tanggapan Covid-19 di Papua Nugini, dilansir dari AFP.

Ini dilakukan guna mencegah penyebaran corona ke komunitas terpencil mereka. Apalagi khusus Australia, berdasarkan perjanjian tahun 1978, penduduk asli pulau-pulau Papua Nugini dapat melewati Australia tanpa paspor atau visa.

Pada hari Rabu, Papua Nugini melaporkan rekor 351 kasus Covid-19 baru. Ini naik dari hampir tidak ada kasus di beberapa minggu lalu.

Sejak pandemi dimulai, negara itu telah melakukan sekitar 60.000 tes. Sejauh ini tetangga dekat RI itu mendeteksi 4.109 kasus infeksi.

Peningkatan infeksi yang cepat kini mengancam membanjiri sistem kesehatan negara yang sudah kekurangan sumber daya. Banyak pasien dilaporkan dirawat di lantai rumah sakit di ibu kota Port Moresby.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading