Kapasitas 2.000 MW, RI Bangun PLTB & PLTS Raksasa di Weda Bay

News - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
24 March 2021 18:40
Menko Luhut: Nikel Hingga Bauksit Bawa RI ke Era Industrialisasi (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah berencana untuk menggenjot program energi bersih, termasuk yang berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan mengatakan salah satu energi hijau yang akan dibangun adalah proyek PLTB dan PLTS di Weda Bay, Halmahera, Maluku Utara.

"Di Weda Bay kita akan pasang solar panel. Jd kalau dibutuuhkan 2.000 MW kita butuh lahan seluas 200 ha," ujar Luhut ketika memberikan keynote speech dalam CNBC Indonesia Mining Forum dengan Tema "Prospek Industri Minerba 2021", Rabu (24/3/2021).


Sebagai informasi PLTB dan PLTS dengan kapasitas 2.000 MW termasuk yang terbesar di Indonesia. Sebagai perbandingkan kebun angin PLTB Sidrap hanya memiliki kapasitas 75 MW. Sementara itu, PLTS Likupang, Sulut hanya memiliki kapasitas 15 MW.

Dalam bahan presentasi Luhut dinyatakan bahwa di kawasan Weda Bay sedang dibangun PLTU dengan kapasitas 750 MW. Namun, PLTU memerlukan batu bara yang tidak ramah lingkungan.

"Untuk mendorong pengoptimalan energi hijau di kawasan Weda Bay dalam memproduksi baterai yang green (energy), maka akan dibangung juga pembangkit listrik tenaga angin dan tenaga surya," tulis bahan presentasi.

Periode konstruksi PLTB dan PLTS tersebut membutuhkan waktu 3-5 tahun. Adapun pengguna dari listrik dari PLTB dan PLTS ini adalah PT Tsingshan asal China. Perusahaan ini bersama dengan PT Freeport Indonesia berencana membangun smelter tembaga dengan kapasitas 2,4 juta ton di Weda Bay.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Luhut: Tiap Tahun Indonesia Tambah 6 Juta UMKM


(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading