Internasional

Kapal Kejepit di Terusan Suez, Logistik Asia-Eropa Terganggu?

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
24 March 2021 17:05
In this photo released by the Suez Canal Authority, a boat navigates in front of a massive cargo ship, named the Ever Green, rear, sits grounded Wednesday, March 24, 2021, after it turned sideways in Egypt’s Suez Canal, blocking traffic in a crucial East-West waterway for global shipping. An Egyptian official warned Wednesday it could take at least two days to clear the ship. (Suez Canal Authority via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah kapal raksasa berbendera Panama dilaporkan kandas dan melintang menutup jalur pelayaran Terusan Suez yang menghubungkan Laut Merah dan Laut Tengah di Mesir, Selasa (23/3/2021) waktu setempat.

Dikutip Associated Press (AP), kapal raksasa Ever Given yang disewa oleh perusahaan pelayaran Taiwan Evergreen Marine, terlihat menutup seluruh jalur di terusan itu. Saat ini kapal-kapal tunda dikerahkan untuk menarik raksasa berukuran panjang 400 meter itu.


Melihat vitalnya jalur pelayaran ini, diprediksi bahwa jalur logistik global antara Asia dengan Eropa bisa terganggu. Apalagi pemerintah Mesir menyebut, butuh setidaknya dua hari untuk evakuasi.

"Setiap hari, rata-rata 50 kapal melewati kanal itu, jadi penutupan kanal berarti tidak ada kapal yang transit ke utara dan selatan," kata Salvatore R. Mercogliano, mantan pelaut pedagang dan profesor sejarah di Universitas Campbell Carolina Utara, dikutip Rabu (24/3/2021).

"Setiap hari kanal ditutup ... kapal kontainer dan kapal tanker tidak mengirimkan makanan, bahan bakar, dan barang-barang manufaktur ke Eropa dan barang-barang tidak diekspor dari Eropa ke Timur Jauh."

Insiden menandai hal baru yang mempengaruhi pelaut di tengah pandemi. Ratusan ribu orang telah terjebak di atas kapal selama pandemi.

Sementara itu, permintaan pengiriman juga meningkat selama corona mewabah. Ini menambah tekanan pada pelaut yang kelelahan.

"Itu karena kecepatan pengiriman global yang sangat tinggi saat ini dan pengiriman berada pada jadwal yang sangat ketat," katanya.

"Ditambah lagi bahwa pelaut belum bisa naik dan turun kapal karena pembatasan Covid."

Kapal Ever Given telah mendaftarkan tujuannya sebagai Rotterdam di Belanda sebelum terjebak di kanal. Kapal itu dibangun pada 2018 di Jepang dengan panjang hampir 400 meter dan lebar 59 meter.

Kapal raksasa itu diketahui bisa membawa sekitar 20.000 peti kemas sekaliguS. Ini membuatnya menjadi salah satu kapal peti kemas terbesar di dunia.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading