Klaim Kerugian Kapal Terjepit di Terusan Suez Sampai Rp 14 T

News - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
02 April 2021 19:50
In this photo released by Suez Canal Authority, the Ever Given, a Panama-flagged cargo ship is accompanied by Suez Canal tugboats as it moves in the Suez Canal, Egypt, Monday, March 29, 2021. Salvage teams on Monday set free a colossal container ship that has halted global trade through the Suez Canal, bringing an end to a crisis that for nearly a week had clogged one of the world's most vital maritime arteries. (Suez Canal Authority via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kerugian akibat kapal peti kemas raksasa Ever Given yang kandas dan menutupi jalur pelayaran di Terusan Suez, Mesir diproyeksikan akan mencapai lebih dari US$ 1 miliar atau sekitar Rp 14,4 triliun dengan asumsi kurs rata-rata Rp 14.400 per US$.

Kepala Otoritas Terusan Suez, Osama Rabie mengatakan, penyelidikan atas insiden tersebut yang mengakibatkan jalur perairan perdagangan penting terhenti sementara selama hampir sepekan.

Menurutnya, penyelidikan atas krisis pelayaran internasional tersebut sedang dilakukan oleh tim yang terdiri dari ahli kelautan, hukum, penilaian kerugian, dan teknik.


Rabie memperkirakan, bahwa klaim kompensasi Mesir bisa lebih dari $ 1 miliar. Nantinya, Ever Given akan diizinkan untuk melanjutkan pelayarannya ketika kompensasi telah disepakati, tetapi ia memperingatkan bahwa kapal tersebut akan ditahan jika penyelesaian tidak dapat dicapai.

"Kapal itu membawa barang senilai $ 3,5 miliar. Ada kerja sama dari perusahaan pemilik kapal saat krisis, "ujarnya, seperti dikutip dari Arab News, Jumat (2/4/2021),

Tertahannya kapal peti kemas ini menyebabkan tersumbatnya perdagangan global yang bernilai miliaran dolar saat kanal ditutup. Namun, sejak Senin (29/3/2021), Otoritas Mesir melaporkan kapal ini sudah berhasil kembali diapungkan. Pada hari Senin, sebanyak 1.134 kapal telah melewati Suez dan 81 lainnya pada hari Selasa, dengan kapal kontainer terbesar diberi jalur prioritas.

Menurut Rabie, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi telah mengarahkan agar pemberian insentif berupa pengurangan 5 persen hingga 15 persen bagi kapal yang terkena dampak insiden tersebut. Selain itu, sebanyak 800 pekerja yang dikerahkan dalam operasi mengapungkan Ever Given ini juga dijanjikan akan menerima bonus dan El-Sisi juga berjanji akan menyelenggarakan upacara perayaan untuk mereka.

Sementara itu, Lembaga pemeringkat kredit global DBRS Morningstar mengatakan bahwa total kerugian yang ditanggung oleh asuransi tidak akan terlalu berlebihan karena waktu yang relatif singkat kapal terjebak di kanal, menambahkan bahwa sebagian besar kontrak asuransi menetapkan jumlah pertanggungan maksimum.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kapal Kejepit di Terusan Suez, Logistik Asia-Eropa Terganggu?


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading