Serius! Tim Luhut Buka Suara, RI Pepet VW Bikin Mobil Listrik

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
04 March 2021 13:10
The logo of the Volkswagen is pictured during a ceremony marking the end of production of VW Beetle cars, at company's assembly plant in Puebla, Mexico, July 10, 2019. REUTERS/Imelda Medina

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah belum berhasil memboyong pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat (AS) berinvestasi ke Indonesia. Namun, saat bersamaan pemerintah juga sedang merayu pabrikan mobil listrik asal Jerman, Volkswagen (VW) untuk ikut menanamkan modalnya pengembangan kendaraan listrik di Tanah Air.

Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Septian Hario Seto, yang merupakan tim dari Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, ternyata tidak menampik kabar tersebut. Namun, ia enggan berbicara banyak mengenai rencana detail investasinya.

"BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) yang sedang menangani hal ini," kata Septian kepada CNBC Indonesia, Kamis (4/3/21).


Awal terungkapnya rencana investasi VW berasal langsung dari Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Ia menyebut sudah ada pembicaraan atau komunikasi, yang di antaranya mengindikasikan pada pengembangan mobil listrik.

Juru Bicara BKPM Tina Talisa pun menegaskan hal tersebut, bahwa memang sedang terus berkomunikasi secara intens dengan VW.

"Saat ini pemerintah Indonesia memang tengah menjalin komunikasi dengan Volkswagen. Namun izinkan kami untuk berfokus dengan proses komunikasi yang dilakukan tersebut," sebut Tina kepada CNBC Indonesia, Kamis (4/3/21).

Sayangnya, Ia belum bisa bicara terlalu banyak mengenai proses tahapannya, termasuk apa yang pemerintah tawarkan agar VW benar-benar minat untuk berinvestasi di Indonesia.

"Seperti kebiasaan BKPM, kami akan menyampaikan informasi kepada publik melalui media jika sudah dalam tahap dan waktu yang tepat. Mohon dapat dimaklumi ya," katanya.

Sebelumnya Bahlil Lahadalia mengungkapkan masih terus menjalin komunikasi dengan beberapa perusahaan mobil listrik dunia, salah satunya dengan perusahaan raksasa asal Amerika Serikat, Tesla.

"Yang sudah kita lakukan mengundang beberapa investor. LG dengan konsorsiumnya melibatkan Hyundai, Posco dan beberapa perusahaan dari China kita sudah tanda tangan sekitar US$ 9,8 billion. BASF dalam proses komunikasi, Tesla dalam proses komunikasi," sebut Bahlil salam MNC Group Investor Forum 2021, Rabu (3/3/21).

Namun, ada nama baru yang muncul. Ketika Tesla terus dirayu namun belum juga membuahkan hasil yang konkret, Pemerintah nampaknya mulai mengalihkan perhatian kepada pabrikan lainnya. Kali ini bukan ke perusahaan AS, melainkan pemain otomotif asal Jerman.

"VW (Volkswagen) itu juga dalam proses komunikasi," sebut Bahlil.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading