Dugaan Suap Miliaran PNS Pajak, Sri Mulyani Marah Besar!

News - H Purnomo, CNBC Indonesia
03 March 2021 11:40
Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama para peraih penghargaan wajib pajak di gedung Auditorium dr. K. R. T RADJIMAN WIDYODININGRAT, Jakarta, Selasa (13/3).  Apresiasi ini diberikan kepada para wajib pajak besar yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak  (KPP) Jumlah wajib pajak yang mendapatkan penghargaan berjumlah 31 wajib Pajak. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dikabarkan marah besar terkait dugaan suap pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Sri Mulyani selaku Menteri yang bertanggung jawab mengamankan penerimaan negara kabarnya naik pitam karena mengetahui jajarannya diduga terlibat suap.

"Marah sekali mas," kata seorang sumber di Kementerian Keuangan, Rabu (3/3/2021).

Sumber lainnya di Kementerian Keuangan juga menyayangkan masih adanya pegawai pajak yang nakal dan berani macam-macam. Namun ia belum memberikan keterangan lebih jauh. "Masih ada yang bandel. Cuma nanti lengkapnya jam 13.00 WIB, Ibu Menteri menyampaikan keterangan lengkap," tambah sumber tersebut.

Berdasarkan informasi adalah perusahaan perkebunan PT J yang diduga melakukan suap melalui Konsultan Pajak swasta untuk bisa membayar tagihan pajak lebih rendah. Sayangnya gayung bersambut dan pejabat pajak memfasilitasi.

Untuk diketahui, dugaan suap ini terungkap setelah Wakil Ketua KPK Alexander Marwata membenarkan bahwa pihaknya sedang melakukan penyidikan ke PNS Pajak tersebut.

Alexander Marwata telah mengonfirmasi hal tersebut, namun enggan menyebut tersangka yang sudah dijerat lantaran proses penyidikan masih berjalan.

"Kita sedang penyidikan betul, tapi tersangkanya nanti dalam proses penyidikan itu kan mencari alat bukti untuk menetapkan tersangka. Ini yang sedang kita lakukan. Nanti kalau sudah alat buktinya cukup, tentu akan kita ekspose," kata Alex, seperti dikutip Rabu (3/3/2021).

Alex enggan menyebut secara detail kasus yang sedang disidik. Ia hanya menyampaikan dugaan suap dalam kasus pajak ini bernilai miliaran rupiah.

"Nilai suapnya besar; puluhan miliar juga. Kalau tidak salah itu juga melibatkan tim pemeriksa. Kalau di pajak kan modusnya seperti itu, gimana caranya supaya WP [Wajib Pajak] bayar pajak rendah dengan cara menyuap pemeriksanya agar pajaknya diturunkan," imbuh dia.




[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading