Ada Bank di Tabanan Bali Ditutup OJK, Dana Nasabah Gimana?

News - H Purnomo, CNBC Indonesia
02 March 2021 11:50
Lembaga Penjamin Simpanan (ist/LPS)

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru mencabut izin usaha PT BPR Sewu Bali pada 2 Maret 2021.

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) langsung melakukan proses pembayaran klaim simpanan nasabah dan likuidasi bank yang berada di Kabupaten Tabanan, Bali.

"Dalam rangka pembayaran klaim simpanan nasabah PT BPR Sewu Bali, LPS akan memastikan simpanan nasabah dapat dibayar sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Muhamad Yusron, Sekretaris Lembaga LPS, Selasa (2/3/2021).

LPS akan melakukan rekonsiliasi dan verifikasi atas data simpanan dan informasi lainnya untuk menetapkan simpanan yang akan dibayar.

Rekonsiliasi dan verifikasi dimaksud akan diselesaikan LPS paling lama 90 hari kerja sejak tanggal pencabutan izin usaha, yakni paling lambat tanggal 14 Juli 2021. Pembayaran dana nasabah akan dilakukan secara bertahap selama kurun waktu tersebut.

"Selain itu, dalam pelaksanaan proses likuidasi PT BPR Sewu Bali, LPS mengambil alih dan menjalankan segala hak dan wewenang pemegang saham, termasuk hak dan wewenang RUPS bank." Selanjutnya, hal-hal yang berkaitan dengan pembubaran badan hukum dan proses likuidasi PT BPR Sewu Bali akan diselesaikan oleh Tim Likuidasi yang dibentuk LPS. Pengawasan pelaksanaan likuidasi PT BPR Sewu Bali dilakukan oleh LPS.

Untuk mengurangi kontak antarwarga (Social Distancing) pada masa pandemi Covid-19, LPS tidak menempatkan pengumuman di lokasi kantor PT BPR Sewu Bali. Nasabah dapat melihat status simpanannya melalui website LPS (www.lps.go.id) setelah LPS mengumumkan pembayaran klaim simpanan nasabah PT BPR Sewu Bali.

Bagi debitur bank, tetap dapat melakukan pembayaran cicilan atau pelunasan pinjaman di kantor PT BPR Sewu Bali dengan menghubungi Tim Likuidasi.



[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading