Bank Jor-Joran Beri Bunga Simpanan Selangit, LPS Buka Suara!

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
11 December 2021 16:45
Ketua Dewan Komisoner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa Foto: Ketua Dewan Komisoner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Yudhi Sadewa, angkat bicara mengenai bank digital yang memberikan suku bunga tinggi. Dia meminta bank untuk tetap memberikan informasi yang jelas terkait penjaminan di LPS.

Dia tidak menampik ini sebagai salah satu cara bank digital untuk menarik nasabah baru, dengan memberikan insentif yang menarik untuk para calon pengguna, seperti pemberian bunga tabungan yang mencapai 8%.

"Selama mereka fair dan memberi informasi yang jelas nggak kenapa - kenapa, yang nggak fair itu kalau memberi bunga 8% tapi bilang dijamin LPS," kata Yudhi, pada Workshop Media di Bandung, Sabtu (11/12/2021).

Pada dasarnya LPS menjamin semua bank termasuk bank digital. Namun pemberian informasi diperlukan supaya nasabah mengetahui risikonya. Terakhir tingkat bunga pinjaman yang dijaminkan oleh LPS sebesar 3,50%.

LPS juga tidak melarang bank untuk memberikan cash back dan bunga tinggi kepada nasabah, melebihi tingkat bunga penjaminan. Hanya saja nasabah harus mengetahui risiko bunga tinggi tersebut.

Namun menurutnya sebaiknya nasabah tidak tergiur dengan bunga yang sangat tinggi, karena tidak dijamin oleh LPS. Saat ini ada tiga syarat yang harus dipenuhi yang disebut 3T, yakni tercatat pada pembukuan bank, tingkat bunga simpanan tidak melebihi bunga penjaminan, dan tidak menyebabkan bank menjadi bank gagal.

Untuk diketahui sejumlah bank digital memberikan tawaran bunga tabungan yang tinggi. Seperti Seabank Indonesia milik e-commerce raksasa Shopee 7,00% dan Bank Neo 6,00% milik fintech Akulaku yang didanai oleh Grup Alibaba, yang semula bernama Bank Yudha Bhakti.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bank Besar Dunia Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi China


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading