Bye Israel! Indonesia Solid Dukung Palestina Berdaulat

News - Tommy Sorangan, CNBC Indonesia
10 February 2021 21:05
Palestina

Jakarta, CNBC Indonesia - Isu mengenai Indonesia yang akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel sepertinya hanya menjadi isapan jempol belaka. Pasalnya Indonesia menyatakan kekokohannya untuk mendukung Palestina yang saat wilayahnya dikuasai oleh Israel.

Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno Marsudi dalam lawatannya ke Palestina, Rabu (10/2/2021) menemui Menlu Palestina Riyad Al Maliki. Dalam lawatannya itu Retno menyebut Indonesia akan selalu solid berada dengan kubu Palestina.

"Posisi prinsip Indonesia dalam perjuangan Palestina tetap solid dan tidak berubah," pungkas Retno.


"Dukungan Indonesia terhadap penderitaan Palestina akan selalu didasarkan pada Resolusi Dewan Keamanan PBB dan parameter yang disepakati secara internasional, termasuk solusi dua negara."

Selain itu, Menlu Retno juga menyampaikan bahwa Indonesia akan terus berkomitmen untuk menciptakan perdamaian di kawasan itu. Indonesia akan memberikan beberapa bantuan kepada Palestina seperti mengirimkan pengamat independen yang akan mengawasi pemilu di negara itu serta dukungan dana sebesar US$ 2,3 juta atau setara Rp 28,4 miliar untuk membantu rakyat Palestina yang menderita akibat penjajahan Israel.

Dukungan ini disambut dengan senang hati oleh Menlu Palestina. Ia menyebut bahwa Indonesia memiliki andil yang besar kepada perjuangan Palestina, terutama saat Indonesia menjabat sebagai anggota Dewan Keamanan PBB.

"ketika Indonesia sedang memantau anggota Dewan Keamanan, Indonesia telah tampil luar biasa dan saya ingat dia (Menlu Retno) menelepon saya dan memberitahu saya bagaimana kita harus menggunakan hari-hari kita di Dewan Keamanan untuk melayani kepentingan rakyat Palestina dan sikap Palestina,' ungkapnya.

Sebelumnya Indonesia sempat diisukan akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel seperti negara-negara Islam lainnya seperti Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Sudan. Hal ini disebutkan akan dimediasi oleh Amerika Serikat (AS). Bahkan Washington siap untuk memberikan hibah sebesar Rp 14 triliun kepada Indonesia bila ingin membuka kedutaannya di Tel Aviv.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading