Satu Dekade Pemerintah Suntik BUMN Rp 186 T, Hasilnya?

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
08 February 2021 18:18
Menteri Keuangan Sri Mulyani (Tangkapan Layar Youtube)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah telah memberikan suntikan modal kepada BUMN sebesar Rp 186,47 triliun. Dana diberikan melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) selama periode 2010-2019.

Menurutnya, pemberian PMN ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan memperbaiki struktur permodalan, terutama saat BUMN mendapat penugasan melakukan pembangunan.

"Dalam 10 tahun terakhir pemberian PMN dari APBN ke BUMN dan badan lainnya memang bersifat fluktuatif dan dilakukan untuk beberapa tujuan," ujarnya dalam rapat kerja Komisi XI, Senin (8/2/2021).


Sri Mulyani mengatakan, pemberian PMN meningkat pesat sejak lima tahun terakhir. Sebab, penugasan terfokus pada pembangunan infrastruktur yang membutuhkan anggaran tidak sedikit.

Peningkatan yang pesat ini akhirnya membuat pemerintah terus memperketat monitoring kepada BUMN agar tetap sehat. Ini dilakukan agar penugasan yang diberikan pemerintah dijalankan dengan tata kelola yang baik.

"Semenjak 2010 BUMN mulai dilihat kembali sebagai agent of development sehingga PMN mulai dilakukan dan meningkat cukup signfikan di 2015 dan 2016," kata dia.

"Ini terutama saat pemerintah melihat bahwa mengejar ketertinggalan infrastruktur yang sudah tertinggal lebih dari 1 dekade," jelasnya.

Secara rinci, berikut alokasi PMN ke BUMN dan badan lainnya dalam kurun waktu kurang lebih 10 tahun terakhir :

1. 2010 diberikan sebesar Rp 5,8 triliun tunai dan Rp 239 miliar non tunai

2. 2011 diberikan sebesar Rp 5,70 triliun tunai dan Rp 4,74 triliun non tunai

3. 2012 diberikan sebesar Rp 7,6 triliun tunai

4. 2013 diberikan sebesar Rp 2 triliun tunai

5. 2014 diberikan sebesar Rp 4 triliun tunai

6. 2015 diberikan sebesar Rp 65,62 triliun tunai dan Rp 250 miliar non tunai

7. 2016 diberikan sebesar Rp 51,97 triliun tunai dan Rp 2,55 triliun non tunai

8. 2017 diberikan sebesar Rp 9,2 triliun tunai dan Rp 379 miliar non tunai

9. 2018 diberikan sebesar Rp 6,1 triliun tunai

10. 2019 diberikan sebesar Rp 20,30 triliun tunai.


[Gambas:Video CNBC]

(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading