Internasional

29 Tewas Usai Disuntik Vaksin Corona, Negara Ini Beri Warning

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
18 January 2021 07:31
Margaret Keenan, seorang nenek berusia 90 tahun dari Inggris, telah menjadi orang pertama di dunia yang menerima vaksin Pfizer COVID-19. (AP/Jacob King)

Jakarta, CNBC Indonesia - Norwegia memberi peringatan akan resiko vaksin Covid-19. Langkah ini diambil setelah beberapa kematian terjadi kepada beberapa lansia, 80 tahun ke atas, setelah disuntik vaksin.

Pejabat setempat mengatakan 29 orang telah meninggal di negara itu dalam waktu singkat setelah menerima dosis pertama. Menurut Badan Obat Norwegia (NMA) dari kematian tersebut 13 telah diotopsi dengan hasil menunjukkan bahwa efek samping yang umum mungkin telah berkontribusi pada reaksi parah pada orang tua yang lemah.


"Ada 13 kematian yang telah dinilai, dan 16 kematian lainnya yang saat ini sedang dinilai," kata badan tersebut dikutip Senin (18/1/2020).

Semua kematian yang dilaporkan terkait dengan orang tua dengan gangguan dasar yang serius. Kebanyakan mengalami efek samping seperti mual dan muntah, demam, reaksi lokal di tempat suntikan, serta memburuknya kondisi yang mendasarinya.

Bloomberg dan South China Morning Post (SCMP) menulis dalam program vaksinasinya, Norwegia hanya menggunakan vaksin besutan Pfizer BioTech. Hal ini menimbulkan kekhawatiran baru mengingat efek samping vaksin itu mungkin sangat berat bagi pada lansia.

"Bagi mereka yang memiliki 'kelemahan' parah, bahkan efek samping vaksin yang relatif ringan dapat menimbulkan konsekuensi yang serius," kata Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia (NIPH).

"Bagi mereka yang memiliki sisa masa hidup yang sangat singkat, manfaat vaksin mungkin kecil atau tidak relevan."

Sementara itu Pfizer BioTech dikatakan sedang bekerja sama dengan pemerintah Norwegia untuk menyelidiki kasus kematian ini. Belum ada komentar lagi dari pembuat vaksin AS dan Jerman itu.

Sejauh ini, efek samping yang pasca vaksinasi Covid-19 tidak begitu banyak dilaporkan sejauh ini. Namun di Amerika Serikat (AS) dilaporkan setidaknya 21 kasus alergi berat terjadi setelah suntikan vaksin Covid-19 Pfizer/BioNTech sepanjang 14 hingga 23 Desember lalu, dari total 1,9 juta dosis vaksin yang diberikan kepada masyarakat.

Vaksin Pfizer BioTech sendiri sempat disebut menjadi salah satu vaksin corona terbaik di dunia dengan klaim keampuhan di atas 90%. Vaksin itu sendiri sudah disuntikkan ke beberapa pemimpin dunia dengan usia cukup lanjut seperti Presiden terpilih AS Joe Biden, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud, dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading