Ada Potensi Gempa Susulan & Tsunami Majene, Ini Imbauan BMKG

News - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
15 January 2021 15:44
Rescuers search for survivors among the ruin of a building damaged by an earthquake in Mamuju, West Sulawesi, Indonesia, Friday, Jan. 15, 2021. A strong, shallow earthquake shook Indonesia's Sulawesi island just after midnight Friday, toppling homes and buildings, triggering landslides. (AP Photo/Daus Thobelulu)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terkait dengan potensi gempa hingga tsunami.

"Sejak awal Oktober kemungkinan terjadinya multibahaya, akibat cuaca, gempa tsunami semakin meningkat. Memasuki Januari, Februari, Maret masih ada juga. Puncak untuk hidrometeorologi dikhawatirkan Januari Februari. Seiring dengan itu, potensi kegempaan juga meningkat. Mohon kewaspadaan terus disiapkan dan diterapkan," ujar Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati di Jakarta, Jumat (15/1/2021).

Terkait dengan gempa di Majene, Sulawesi Barat, dia mengatakan masih ada potensi gempa susulan berikutnya yang menurutnya masih kuat. Bahkan, potensi gempa itu bisa mencapai kekuatan yang seperti terjadi 6,2 atau sedikit lebih tinggi karena batuan sudah diguncang 28 kali dan sudah rapuh dengan pusat gempa ada di pantai.


"Memungkinkan terjadi longsor ke dalam laut, sehingga masih atau dapat berpotensi terjadi tsunami apabila ada gempa susulan berikutnya apabila pusatnya di pantai atau pinggir laut," katanya lagi.

Kembali dia mengimbau kepada masyarakat tak hanya menjauhi bangunan yang rentan, namun juga menjauhi pantai. Jika merasakan guncangan, segera jauhi wilayah pantai.

"Tidak perlu menunggu peringatan tsunami karena kejadian bisa sangat cepat, catatan tsunami pada menit 2-3 padahal peringatan dini, jadi sudah keduluan tsunaminya kalau terjadi lagi gempa," pungkasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading