Internasional

Breaking! Vaksin Corona Sinovac Cuma 50% Efektif di Brasil

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
13 January 2021 06:31
A worker inspects vials of SARS CoV-2 Vaccine for COVID-19 produced by SinoVac at its factory in Beijing on Thursday, Sept. 24, 2020. A Chinese health official said Friday, Sept. 25, 2020, that the country's annual production capacity for coronavirus vaccines will top 1 billion doses next year, following an aggressive government support program for construction of new factories. (AP Photo/Ng Han Guan)

Jakarta, CNBC Indonesia - Brasil akhirnya secara resmi mengumumkan "kemanjuran" vaksin corona (Covid-19) milik perusahaan China Sinovac Biontech, Coronavac.

Dalam pernyataan Selasa (12/1/2021) waktu setempat, organisasi yang bertanggung jawab atas uji coba dan produksi di negeri tersebut menyebut vaksin secara keseluruhan 50% efektif melawan corona.


Melansir AFP, Institut Butantan tetap mengklaim bahwa vaksin efektif 78% mencegah kasus ringan yang membutuhkan pengobatan dan menunjukkan kemanjuran 100% dalam mencegah kasus sedang hingga serius.

Namun jika dilihat secara keseluruhan, menurut lembaga tersebut, hanya 50% efektif mencegah pasien tertular penyakit, termasuk kasus yang sangat ringan, meski tidak asimtomatik.

"Ini adalah vaksin yang aman dan efektif yang semua kriteria untuk membenarkan penggunaannya dalam keadaan darurat," kata Direktur Butantan Dimas Covas.

Percobaan telah dilakukan ke 12.500 sukarelawan. Disebutkan tak ada efek samping atau reaksi alergi yang signifikan.

Dalam aturan WHO, efikasi vaksin minimal 50%. Namun vaksin ini jauh tertinggal dari vaksin lain yang diproduksi, seperti Moderna (94%) dan Pfizer/BioNTech (95%).

Vaksinasi di Brasil secara nasional belum akan diluncurkan namun negara bagian Sao Paulo akan dimulai 25 Januari. Beijing telah mengirim 10,7 juta dosis vaksin Sinovac dan dibutuhkan 40 juta dosis lagi.

Vaksin ini juga diuji di Turki dan Indonesia. RI bahkan memulai program vaksinasi hari ini dengan Sinovac setelah sebelumnya BPOM mengatakan vaksin efektif 65,3%.




[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading