MARKET DATA

Nah Lho, Jokowi 'Sentil' Kementan Gegara Krisis Tahu-Tempe

Chandra Gian Asmara,  CNBC Indonesia
11 January 2021 11:03
Nah Lho, Jokowi 'Sentil' Kementan Gegara Krisis Tahu-Tempe
Foto: Presiden Joko Widodo dalam Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian Tahun 2021, 11 Januari 2021 (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti lonjakan harga kedelai yang menjadi salah satu biang kerok ketersediaan tahun dan tempe yang sempat langka di pasaran pekan lalu. Kementerian Pertanian (Kementan) harus serius meningkatkan produksi.

Hal tersebut dikemukakan Jokowi saat meresmikan pembukaan rapat kerja nasional pembangunan pertanian tahun 2021 di Istana Negara, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Kita tahu beberapa minggu terakhir ini urusan yang berkaitan dengan tahu dan tempe, kedelai jadi masalah," kata Jokowi, Senin (11/1/2021).

Jokowi mengatakan, lonjakan harga kedelai tak lepas dari faktor pembatasan mobilitas masyarakat maupun distribusi barang antara negara karena pandemi Covid-19. Sehingga distribusi pangan akhirnya menjadi kendala.

"Kita tahu FAO memperingatkan potensi terjadinya krisis pangan," jelasnya.

Namun, eks Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan situasi kelangkaan komoditas tahu dan tempe tidak akan terjadi apabila Indonesia bisa memproduksi kedelai sendiri dan tidak perlu menerapkan kebijakan impor untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Oleh sebab itu, yang berkaitan dengan pangan harus kita seriusi. Pembangunan pertanian harus diseriusi secara detail," katanya.

(hoi/hoi) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Kedelai Langka, 30.000-an Perajin Tahu & Tempe Setop Produksi


Most Popular
Features