Tsunami PHK, Produsen Ban Michelin Akan Pangkas 2.300 Pekerja

News - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
06 January 2021 20:28
Lagi, Michelin Pangkas Karyawan (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia- Produsen ban asal Perancis, Michelin, akan memangkas 2.300 pekerja selama tiga tahun ke depan sebagai upaya penyederhanaan dan peningkatan daya saing perusahaan. Pihak Michelin menyebutkan pemangkasan pekerjaan tidak akan melibatkan PHK langsung ataupun penutupan pabrik.

Michelin juga mengatakan keputusan ini akan mempengaruhi hingga 1.100 posisi di kantor dan 1.200 posisi di pabrik. Hampir 60% dari pengurangan pekerjaan ini akan didasarkan pada skema pensiun dini sukarela.

Melansir dari Reuters, pemotongan pekerjaan setara dengan hampir 2% dari tenaga kerja globalnya. Pandemi COVID-19 telah menghantam industri otomotif, termasuk industri ban. Saat ini pabrikan otomotif pun tengah berjuang untuk beralih ke kendaraan listrik dari mesin diesel dan bensin.


"Rencana tersebut merupakan bagian dari pendekatan konstruksi bersama dan pendekatan melalui dialog sosial dan akan bergantung pada negosiasi kesepakatan kerangka kerja tiga tahun, sehingga tidak akan mengakibatkan PHK," kata Michelin dalam sebuah pernyataan dikutip dari Reuters, Rabu (06/01/2021).

Selain itu rencana ini juga bukan berarti bergantung pada penutupan pabrik yang dimiliki perusahaan. arga saham Michelin naik 0,7% tidak lama setelah pasar saham dibuka, mengungguli kenaikan 0,15% dalam indeks Paris CAC 40.

Produsen ban ini memiliki lebih dari 127 ribu pekerja di seluruh dunia, dimana 20 ribu orang berasal dari Perancis dan menegaskan untuk membuat bisnis yang bernilai tambah tinggi di Prancis. Perusahaan menambahkan bahwa mereka akan semakin fokus pada sektor-sektor yang mencakup pengembangan hidrogen, pencetakan 3D, perekat dan daur ulang plastik.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading