Internasional

Trump Masih Ngotot Jadi Presiden, Demo Liar Ancam Washington

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
06 January 2021 08:09
A supporter of President Donald Trump holds a Trump 2020 flag outside the U.S. Capitol building as they attend pro-Trump marches, Saturday Nov. 14, 2020, in Washington. (AP Photo/Jacquelyn Martin)

Jakarta, CNBC Indonesia - Meski pemilu Presiden Amerika Serikat (AS) 3 November lalu secara resmi dimenangkan oleh Calon Partai Demokrat Joe Biden, tampaknya sang petahana Donald Trump belum bisa menerimanya dengan legowo. Bahkan Trump masih berusaha untuk menjegal langkah Biden menuju Gedung Putih.

Dilansir AFP, Presiden yang juga taipan properti New York itu mengonfirmasi bahwa dia akan berpidato di depan pendukungnya Rabu (6/1/2021) waktu setempat di ibukota Washington DC sambil menyerukan protes atas sertifikasi oleh Kongres tentang kemenangan Joe Biden sebagai presiden terpilih.


"Saya akan berbicara di SAVE AMERICA RALLY besok di Ellipse pukul 11.00 WIB (1600 GMT)," cuit Calon Partai Republik itu.

"Datanglah lebih awal," desak Trump, sambil menjanjikan apa yang disebut sebagai "BURUNG BESAR!" di situs dekat Gedung Putih.

Sementara itu Biden akan menyampaikan sambutannya pada hari Rabu, dari rumahnya di Wilmington, Delaware, setelah pertemuan dengan para penasihat ekonominya.

Trump dengan tegas menolak untuk menerima kekalahannya dalam pemilihan. Ia membuat klaim kecurangan yang berulang dan tidak berdasar di negara-negara bagian di mana dia dikalahkan Biden.

Beberapa pengadilan telah menolak gugatan hukum dari tim Trump, tetapi ia telah berhasil menabur keraguan diantara pemilih Republik. Sebuah survei yang dirilis bulan lalu mengatakan lebih dari setengah percaya Trump memenangi pemilu atau bahkan belum yakin siapa yang menang.

Kebingungan itu digaungkan oleh banyak pendukungnya yang berkumpul di dekat Gedung Putih pada hari Selasa (5/1/2021), dalam persiapan untuk apa yang dikatakan Trump akan menjadi protes "liar" pada hari berikutnya.

Sebagian besar wilayah pusat kota Washington DC ditutup, dengan toko-toko dan bisnis ditutup oleh virus corona dan di tengah kekhawatiran akan terulangnya kekerasan yang mengguncang kota itu seperti protes keadilan rasial tahun lalu.

Wakil Presiden Mike Pence akan memimpin sesi bersama Kongres untuk mengesahkan pemungutan suara Electoral College yang mengukuhkan Biden sebagai pemenang Gedung Putih, dengan 306 suara berbanding 232.

Sementara pendukung Trump melakukan protes di jalan-jalan, beberapa anggota DPR dan Senat dari Partai Republik telah mengisyaratkan bahwa mereka akan keberatan untuk mensertifikasi suara di beberapa negara bagian yang dimenangkan oleh Biden, yang berpotensi memaksa persidangan hingga larut malam.

Tetapi peluang untuk membalikkan keadaan hampir mustahil. Demokrat yang mengendalikan Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui kemenangan Biden sementara hanya beberapa anggota dari Partai Republik di Senat akan menolak kemenangan itu.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading