Internasional

Maaf Boeing, Singapura Masih Pikir-pikir Pakai 737-8 Max

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
04 January 2021 10:15
Boeing 737 Max dapat kembali mengudara setelah Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) mengeluarkan izin pada Rabu (18/11/2020). (AP/Ted S. Warren)

Jakarta, CNBC Indonesia - Singapura belum mau menggunakan Boeing 737-8 Max seperti negara Brazil dan Amerika Serikat (AS). Pesawat pihaknya masih khawatir dengan operasional pesawat ini dan tengah menunggu izin layak terbang dari otoritas penerbanganCivil Aviation of Singapore (CAAS).

Dilansir Straits Times, CAAS pada 31 Desember 2020 lalu telah memberi SilkAir cabang regional Singapura untuk menerbangan Kembali pesawat ke Singapura untuk penambahan komponen dan peningkatan kualitas pesawat. Tapi ini bukan persetujuan untuk Kembali melakukan layanan penerbangan.


Pernyataan ini keluar setelah enam pesawat SilkAir Boeing 737-8 Max pertama kali Kembali dari fasilitas penyimpanan pesawat di Alice Springs, Australia. Pesawat ini ini telah dilarang terbang sejak Maret tahun lalu akibat dari dua kecelakaan 737-8 Max kurang dari lima bulan.

Deputi Direktur Jenderal CAAS Tay Tiang Guang mengatakan jajarnya tengah me-review kelayakan pesawat.

"Dari review ini, CAAS akan melihat hasil review dari Federal Aviation Administration (FAA) Amerika, dan akan menambahkan persyaratan tambahan jika dibutuhkan untuk menarik suspensi dari Boeing 737 Max," katanya, mengutip Straits Times, Senin (4/1/2020).

Beberapa kesalahan yang terlihat ada di handling system yang diketahui sebagai manoeuvering Characteristics Augmentation Systemyang menjadi sebab dua kecelakaan itu.

Saat ini maskapai terbesar di Brazil Gol yang telah menggunakan pesawat ini secara komersial. Diikuti American Airlines yang secara bertahap juga sudah mulai menggunakan pesawat Boeing 737 Max Flight ini.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Melihat Boeing 737 Max yang Dapat Izin Terbang Lagi


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading