Pengumuman: WHO Restui Penggunaan Vaksin Pfizer/BioNTech

News - Sefti Oktarianisa, CNBC Indonesia
01 January 2021 06:49
The Pfizer Global Supply Kalamazoo manufacturing plant is shown in Portage, Mich., Friday, Dec. 11, 2020. The U.S. gave the final go-ahead Friday to the nation’s first COVID-19 vaccine, marking what could be the beginning of the end of an outbreak that has killed nearly 300,000 Americans. (AP Photo/Paul Sancya)

Jakarta, CNBC Indonesia - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akhirnya memberikan persetujuan pemakaian darurat vaksin corona (Covid-19) AS dan Jerman, Pfizer/BioNTech. Ini merupakan 'validasi darurat' pertama yang diberikan lembaga PBB itu ke vaksin corona yang ada, sejak virus itu mewabah Desember 2019.

"Ini adalah langkah yang sangat positif untuk memastikan akses global ke vaksin Covid-19," kata pejabat tinggi WHO Mariangela Simao dikutip dari AFP, Jumat (1/1/2021).


"Tetapi saya ingin menekankan perlunya upaya global yang lebih besar untuk mencapai pasokan vaksin yang cukup untuk memenuhi kebutuhan populasi prioritas di mana pun."

WHO mengumpulkan pakarnya dan peneliti dari seluruh dunia untuk meninjau keamanan dan kemanjuran serta kualitas Pfizer/BioNTech. Manfaat dan risiko juga ditimbang.

"Kajian tersebut menemukan bahwa vaksin tersebut memenuhi kriteria yang harus dimiliki untuk keamanan dan kemanjuran yang ditetapkan oleh WHO, dan bahwa manfaat menggunakan vaksin untuk mengatasi potensi risiko Covid-19," katanya.

Langkah WHO ini membuka jalan bagi regulator untuk menyetujui impor dan distribusi vaksin.  Nantinya UNICEF, lembaga PBB yang fokus ke kesejahteraan anak juga akan memainkan peran dalam distribusi vaksin ini.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading