RI Dapat Tambahan 3,5 Juta Dosis Vaksin Pfizer dari Amerika

News - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
04 March 2022 21:50
Botol dengan label vaksin Pfizer-BioNTech, AstraZeneca, dan Moderna coronavirus disease (COVID-19). (REUTERS/Dado Ruvic/Ilustrasi) Foto: Botol dengan label vaksin Pfizer-BioNTech, AstraZeneca, dan Moderna coronavirus disease (COVID-19). (REUTERS/Dado Ruvic/Ilustrasi)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebanyak 3.499.470 dosis vaksin jadi Pfizer donasi dari Pemerintah Amerika Serikat, telah tiba pada Jumat (4/3/2022). Hal ini untuk mendukung percepatan dan perluasan vaksinasi nasional, termasuk pelaksanaan vaksinasi booster.

"Pada awal Maret ini, kita kembali kedatangan vaksin COVID-19 untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Sejumlah hampir 3,5 juta dosis vaksin Pfizer kita terima dari Pemerintah Amerika Serikat, yang tiba melalui dua tahap kedatangan," jelas Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong, dalam pernyataannya Jumat (4/3).

Sebanyak 2.300.220 dosis vaksin mendarat pada Jumat pukul 2 dini hari yang merupakan kedatangan vaksin tahap ke-204. Kemudian 1.199.250 dosis tiba pada pukul 15.45 WIB di Bandara Soekarno Hatta, sebagai kedatangan vaksin tahap 205.

Pemerintah Indonesia sangat mengapresiasi dukungan Pemerintah Amerika Serikat akan ketersediaan stok vaksin di tanah air.

"Atas kedatangan ini, kita ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Amerika Serikat yang telah dan terus mendukung upaya penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia. Keberadaan stok vaksin yang mencukupi sangat penting di tengah pelaksanaan program vaksin booster yang sedang digencarkan
pemerintah," papar Usman.

Vaksin booster, ditegaskannya, sangat penting untuk meningkatkan perlindungan diri, terutama di tengah meningkatnya jumlah kasus Omicron belakangan ini.
Sedangkan bagi warga yang sama sekali belum mendapatkan vaksinasi COVID-19, pemerintah meminta agar sesegera mungkin untuk mendapatkannya, karena vaksin sudah terbukti ampuh untuk mengurangi risiko kematian dan kesakitan akibat tertular virus.

Kesempatan yang sama, Usman menyoroti kembali meningkatnya jumlah kasus positif, khususnya varian Omicron, serta bermunculannya sejumlah pelanggaran protokol kesehatan, khususnya berkaitan dengan kerumunan. Karenanya, Usman mengajak lagi masyarakat supaya menjaga disiplin
prokes mulai dari diri sendiri.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sah! Amerika Izinkan Anak 5-11 Tahun Divaksin Pfizer


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading