Heboh! Bandara Soetta Padat Gegara Rapid Test Antigen

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
22 December 2020 09:05
Antrean calon penumpang pesawat yang melakukan test rapid  di Shelter Kalayang Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Senin (21/12/2020). Antren panjang ini terjadi karena banyak penumpang yang ingin melakukan rapid test antigen yang disediakan pihak bandara. Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta sempat ramai tadi pagi. Antrean mengular karena antrean rapid test penumpang. Pantauan CNBC pukul 11.30 terlihat antrian namun sudah kondusif. Sejumlah calon penumpang yang menunggu di luar area ruang test bisa duduk. Jelang liburan Natal dan akhir tahun, pemerintah menerapkan syarat minimal berupa hasil tes rapid antigen bagi traveler yang mau bepergian naik kereta api, pesawat terbang hingga kendaraan pribadi. (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kisruh antrean penumpang yang menyebabkan terjadi kerumunan di Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, menjadi persoalan yang dialami PT Angkasa Pura II (Persero).

Perseroan ini pun mendapat tanggapan dari para netizen di media sosial, terutama Twitter. Sebelumnya, persoalan ini juga mendapat protes dari pengacara kondang Hotman Paris pekan lalu.

Sementara itu, antrean juga masih terjadi kemarin pagi, Senin (21/12/2020).


Angkasa Pura II selaku operator Bandara Soetta membenarkan adanya kerumunan tersebut. Kerumunan itu disebut-sebut membuat aktivitas masyarakat menjadi terganggu, misalnya keterlambatan berangkat menuju destinasi tujuan.

"Permintaan terhadap layanan Airport Health Center cukup tinggi di Bandara Soekarno-Hatta dalam beberapa hari terakhir, termasuk pagi tadi di Airport Health Center Terminal 2 yang ramai sekitar pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, kata Vice President of Corporate Communication PT Angkasa Pura II (Persero) Yado Yarismano dalam keterangan resmi, Senin (21/12/2020)

Ia mengklaim kerumunan tidak berlangsung lama. Setelah waktu tersebut, kegiatan sudah mulai kembali normal. Itu pun hanya terjadi di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta.

"Mulai pukul 09.00 WIB antrean sudah dalam kondisi normal. Sementara, untuk Airport Health Center Terminal 3 sejak pagi tadi kondisi tetap normal," sebutnya.

Keresahan antrean ini mendapat sorotan keluh-kesah netizen. Banyak yang kesal dan menumpahkan kekesalannya di media sosial. Pasalnya, selain kekhawatiran bakal menjadi klaster baru akibat penumpukan penumpang, juga sebal karena terganggu aktivitasnya, misalnya administrasi berbelit-belit hingga keterlambatan.

Salah satu netizen yang menumpahkan kekesalannya di media sosial Twitter adalah @nadyaalfi. Ia menilai hal ini terjadi akibat ketidakjelasan regulasi yang ada.

"Ga bener banget ni antrean swab antigen terminal 2 soekarno hatta. Ga ada kejelasan prosedur daftar dan antrian. Numpuk, ga ada jarak, petugas bodo amat. Tolong @AngkasaPura_2 kasih alur pendaftaran dong di medsos jangan cuma harga harga di flyer," tulisnya.



Ia mengaku sudah tiba di bandara sejak pagi, yakni jam 6 kurang. Ia terpaksa harus mengantre untuk mengikuti prosedur rapid test. Namun setelah mengantre hampir 2 jam, belum ada kemajuan dari antreannya.

"Sekadar saran, kalau mau flight, pastikan (minimal) sudah rapid antigen dulu di luar bandara. Better swab/PCR," sebutnya.

Hal sama diutarakan oleh netizen dengan akun @johnferry9. Ia mengunggah foto yang menggambarkan terjadinya penumpukan parah akibat antrian.

"Antre rapid test di Bandara. Tidak ada petugas yg mengatur antrean. Terlalu."




[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading