Internasional

Dari Eropa hingga Amerika, 23 Negara Blokir Sementara Inggris

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
21 December 2020 12:59
FILE - In this Sunday March 22, 2020 file photo British Prime Minister Boris Johnson gestures during his daily COVID 19 coronavirus press briefing to announce new measures to limit the spread of the virus, at Downing Street in London. The British prime minister's office says Boris Johnson will return to work Monday April 27, 2020, two weeks after he was discharged from a London hospital where he was treated for the new coronavirus. (Ian Vogler / Pool via AP, File)

Jakarta, CNBC Indonesia - Negara-negara di dunia kini ramai memblokir masuk orang dan barang dari Inggris. Hal ini terjadi pasca pemerintah mengumumkan pengetatan pembatasan sosial karena varian baru corona VUI-202012/01, akhir pekan kemarin.

Strain ini disebut menyebar lebih cepat. Bahkan tak terkendali di negara itu. Bagian Tenggara negeri disebut menjadi hotspot.


Dilansir dari AFP, setidaknya sudah ada 23 negara yang menutup pintu bagi Inggris. Rata-rata aturan berlangsung sejak Minggu (20/12/2020).

Aturan berlaku bervariasi, mulai hanya 24 jam hingga Januari 2021. Berikut paparannya:

Halaman 2>>

HALAMAN :
1 2 3 4 5
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading