Covid Meledak, Malaysia Setop Pemilu!

News - Tommy Sorongan, CNBC Indonesia
16 December 2020 17:25
PM Malaysia Muhyiddin Yassin.

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Malaysia pada Rabu (16/12/2020) mengumumkan keadaan darurat untuk menghentikan pemilu sela di dua daerah pemilihan yang dijadwalkan bulan depan. Hal ini dilakukan karena negara itu sedang bergulat dengan lonjakan kasus virus corona selama beberapa bulan terakhir.

Dikutip dari Reuters, negeri jiran itu telah melihat lonjakan tajam kasus sejak September, dengan jumlah total infeksi naik di atas 86.000 dan dengan 422 kematian pada Selasa (15/12/2020).

Hal ini memaksa Perdana Menteri (PM) Muhyiddin Yassin untuk memberlakukan keadaan darurat di daerah pemilihan Bugaya di negara bagian malaysia di Kalimantan, Sabah. Negara bagian itu menjadi pusat dari gelombang ketiga infeksi di negara itu. Daerah pemilihan selanjutnya yang dihentikan adalah wilayah Gerik di Negara bagian Perak.


Sebelumnya Pemerintah telah mengumumkan keadaan darurat di daerah pemilihan lain di Sabah bulan lalu, juga untuk menghentikan pemilihan sela yang dijadwalkan.

Pada bulan Oktober, Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah menolak upaya Muhyiddin untuk memberlakukan keadaan darurat nasional sebagai tanggapan atas meningkatnya kasus virus corona.

Sementara para kritikus menuduh PM keturunan Bugis-Jawa itu berusaha memblokir potensi pertikaian di parlemen menjelang pemungutan suara mengenai APBN Malaysia tahun depan.

Parlemen Malaysia pada hari Selasa (15/12/2020) telah berhasil meloloskan rancangan APBN 2021 yang dicanangkan Muhyiddin. Total anggaran yang diloloskan tahun depan mencapai 322,5 miliar Ringgit atau sekitar Rp 1.123 triliun.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading