Seluruh Rakyat Indonesia Bisa Dapat Vaksin Covid-19 Gratis?

News - Tirta Citradi, CNBC Indonesia
15 December 2020 17:35
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu malam, 6 Desember 2020, langsung dibawa menuju Kantor Pusat Bio Farma di Kota Bandung. (Foto: Muchlis Jr - Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah kabar ada program vaksinasi Covid-19 yang akan dilakukan secara mandiri, muncul sebuah petisi yang meminta pemerintah untuk melakukan vaksinasi gratis kepada seluruh masyarakat di Tanah Air. 

Target masyarakat vaksinasi yang dipatok  pemerintah adalah mereka yang berusia 18-59 tahun. Menurut pemerintah, ada 160 juta orang yang berada di rentang usia itu. Apabila total penduduk Indonesia tahun ini mencapai 270 juta jiwa, maka target usia vaksinasi hanya menjangkau 59,2% saja dari total populasi penduduk RI. 

Lebih lanjut, pemerintah mematok 60% dari total 160 juta penduduk berusia 18-59 tahun yang akan menerima vaksin Covid-19 dengan status Emergency Use Authorization (EUA) pada 2021. Artinya hanya hanya ada 107 juta orang yang bakal mendapat vaksinasi tahun depan. 


Hanya saja yang menuai respons negatif dari publik adalah skema vaksinasi. Pemerintah hanya akan menanggung 32 juta orang saja. Sisanya sebanyak 75 juta orang lainnya diminta untuk melakukan program vaksinasi secara mandiri. 

Sebuah petisi yang diinisiasi oleh pakar sosiologi bencana dari Universitas Teknologi Nanyang Sulfikar Amir PhD di situs change.org tersebut mengatakan bahwa program mandiri merupakan salah satu bentuk komersialisasi vaksin di tengah kondisi darurat seperti pandemi sekarang ini. 

Adanya komersialisasi vaksin hanya akan menggagalkan tujuan vaksinasi Covid-19 itu sendiri mengingat butuh 70% lebih masyarakat yang tervaksinasi untuk memicu munculnya herd immunity atau imunitas kelompok.

Apabila sebagian besar masyarakat harus merogoh kantongnya sendiri untuk mendapatkan vaksin maka hal ini akan menurunkan tingkat partisipasi masyarakat terhadap program tersebut. Alhasil target dan tujuan bisa tidak tercapai.

Namun sebenarnya apakah mungkin melakukan vaksinasi Covid-19 untuk seluruh masyarakat Indonesia secara serempak. Kalaupun mungkin berapa kira-kira biaya yang harus dianggarkan?

Menggunakan panduan dari WHO dan mempertimbangkan jenis vaksin Covid-19 yang tersedia, rata-rata setiap orang membutuhkan dua dosis atau dua kali suntikan vaksin.

Dengan asumsi tingkat pemborosan maksimal mencapai 15%, maka total vaksin yang dibutuhkan untuk mengimunisasi seluruh masyarakat RI tanpa terkecuali mencapai 580,5 juta dosis.

Target tersebut sangatlah ambisius mengingat vaksin Covid-19 masih menjadi barang langka. Lagipula pada beberapa kasus penyakit menular vaksin untuk orang dewasa, anak dan lansia juga membutuhkan pendekatan yang berbeda. 

Lembaga konsultan manajemen global McKinsey & Company memperkirakan bahwa total kapasitas manufaktur tahun depan mencapai lebih dari 8 miliar dosis vaksin. Ini saja tidak cukup untuk memvaksinasi seluruh manusia di muka bumi mengingat ada 7,8 miliar penduduk dunia dan setiap orang membutuhkan 2 kali suntik.

Sebagai barang langka vaksin juga diperebutkan oleh banyak pihak. Organisasi dan lembaga think tank nirlaba yang fokus pada pengentasan kemiskinan Oxfam melaporkan saat ini negara-negara kaya dengan 13% populasi penduduk global telah mengamankan 51% dari total dosis vaksin yang bisa diproduksi para pengembang.

Menurut kalkulasi Oxfam ketika kelima kandidat vaksin tadi bisa diproduksi masih ada dua per tiga penduduk bumi yang harus menunggu untuk diimunisasi setidaknya sampai 2022.

Kapasitas produksi kelima kandidat vaksin tersebut, menurut Oxfam, bisa mencapai 5,94 miliar dosis. Apabila satu orang membutuhkan dua dosis vaksin maka jumlah tersebut mampu memasok kebutuhan vaksinasi untuk 2,97 miliar orang.

Kesepakatan terkait pasokan vaksin sudah mencapai 5,3 miliar dosis dan sebanyak 2,73 miliar dosis (51%) sudah dipesan oleh negara-negara maju seperti Inggris, AS, Australia, Hong Kong & Macau, Jepang, Swiss, Israel dan Uni Eropa.

Sementara sisanya sebanyak 2.575 miliar dosis telah dibeli oleh atau dijanjikan ke negara-negara berkembang termasuk India, Bangladesh, China, Brasil, Indonesia dan Meksiko.

Pemerintah Inggris telah mengamankan sejumlah dosis vaksin sehingga 1 orang warganya mendapat pasokan 5 dosis vaksin. Jelas ini sangat kontras dengan kondisi di Bangladesh yang sampai sekarang hanya mendapat jatah 1 dosis untuk 9 orang menurut Oxfam.

Apabila menggunakan skenario 160 juta masyarakat Indonesia yang harus divaksinasi, maka butuh setidaknya 344 juta dosis vaksin yang disediakan untuk program imunisasi masal yang dilakukan tahun depan.

Berapa Biaya Untuk Vaksinasi Covid-19 di RI?
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading