Pasca Kecelakaan

Boeing 737 MAX Bakal Terbang Lagi di Langit RI, Tapi...

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
10 December 2020 19:10
Boeing 737 Max dapat kembali mengudara setelah Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) mengeluarkan izin pada Rabu (18/11/2020). (AP/Ted S. Warren)

Jakarta, CNBC Indonesia - Boeing 737 Max sudah kembali mengudara di Brasil, pasca penghentian operasi pesawat tersebut di seluruh dunia sejak dua tahun lalu pasca kecelakaan maut. Di Indonesia, regulator penerbangan di bawah kementerian perhubungan (Kemenhub) sedang mempersiapkan untuk penerbangan kembali  Boeing 737 MAX, dengan tahapan-tahapan yang harus dipenuhi.

Kemenhub melalui Dirjen Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Dadun Kohar mengatakan Indonesia akan mengizinkan Boeing 737 MAX kembali terbang setelah Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat (AS) mengeluarkan return of service (RTS). Setelah ini operator Indonesia akan mengerjakan Airworthness Dorectives sebelum mengoperasikan kembali Boeing 737 MAX.

"Atau modifikasi terkait MCAS dan lainnya," katanya kepada CNBC Indonesia, Kamis (10/12).


MCAS adalah sebuah perangkat lunak yang diduga menjadi penyebab utama kecelakaan yang terjadi pada Lion Air dn Ethiopean Airlines. Tugas MCAS sendiri adalah perangkat pengamanan atau pencegahan jika terjadi stall melalui sensor angle of attack (AOA).

Di Indonesia operator penerbangan juga harus melaksanakan pilot training ground dan simulator terkait modifikasi MCAS. Selain itu Dadun menjelaskan pemerintah tengah berkoordinasi dengan Civil Aviation Authority (CAA) di wilayah ASEAN, dan menunggu hasil sertifikasi dari FAA,  European Union Aviation Safety Agency (EASA), TCCA Transport Canada Civil Aviation (TCCA) dan  National Civic Aviation Agency of Brazil (ANAC).

"Disamping itu DGCA (Directorate General of Civil Avation) juga meminta klarifikasi dari Boeing atau FAA untuk memproses sertifikasi software terbaru MCAS. Dalam bentuk issue paper dan sistem argumentasi lain seperti MCAS yang terdapat dalam Boeing," katanya.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati menambahkan terbitnya RTS dari FAA hanya untuk terbang di AS saja, untuk terbang di negara lain termasuk Indonesia juga harus diverifikasi oleh otoritas negara lain.

"Seperti halnya kita lakukan juga untuk di Indonesia. Kita akan koordinasi dengan negara-negara lain sebagai referensi, misalnya dengan EASA dll," katanya.

Mengutip The Associated Press, Boeing 737 Max di Brasil sudah beroperasi kembali melalui maskapai Gol Airlines sudah menerbangkan pesawatnya secara komersial untuk tujuan Sao Paulo ke Porto Alegre.

Kecelakaan 737 MAX di Indonesia dan Ethiopia menewaskan 346 orang dalam waktu lima bulan pada 2018 dan 2019 memicu serangkaian investigasi terhadap pesawat tersebut. Di Indonesia, Boeing 737 Max 8 milik Lion Air dengan nomor penerbangan JT610 pada Oktober 2018 lalu dengan rute Jakarta - Pangkal Pinang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading