Sempat Gandeng Bareskrim Soal Lobster, Edhy Malah Disikat KPK

News - Herdaru P, CNBC Indonesia
25 November 2020 11:17
Kunjungan Kerja Menteri KKP Edhy Prabowo di Amerika Serikat bertemu ABK asal Indonesia (Tangkapan Layar Instagram @edhy.prabowo/ OT Sukardi)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komisaris Jenderal Firli Bahuri mengungkapkan KPK telah menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo pada Rabu (25/11/2020) dini hari WIB.

"Tadi malam menteri KKP diamankan KPK di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat kembali dari Honolulu. Yang bersangkutan terlibat korupsi dalam penetapan izin ekspor baby lobster," ujarnya.

Menurut Firli, Edhy saat ini berada di KPK untuk dimintai keterangan. Penjelasan resmi, lanjut dia, akan segera disampaikan KPK.

"Mohon kita beri waktu tim kedeputian penindakan bekerja dulu," kata Firli.

Edhy Prabowo memang mencabut aturan larangan ekspor benih lobster yang sempat dibuat oleh Menteri KKP sebelumnya Susi Pudjiastuti. Edhy Prabowo telah mengeluarkan Permen No 12 tahun 2020 tentang pengelolaan lobster, kepiting, dan rajungan di wilayah RI.

Pada era Susi, larangan ekspor benih lobster tertuang dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Nomor 56 Tahun 2019. Benih lobster yang dilarang ditangkap dan diekspor adalah yang sedang berterlur atau ukuran karapaksnya kurang dari 8 cm dan berat di bawah 200 gram per ekor.

Sejak peraturan itu diteken pada 26 Desember 2016, ekspor lobster secara keseluruhan (total dewasa hasil tangkap) pada 2017 ekspor lobster jenis Panulirus spp. (HS 03063120) saja mencapai 1.286 ton senilai US$ 16 juta.

HALAMAN SELANJUTNYA >> Edhy Sempat Gandeng Bareskrim Polri


Edhy Sempat Gandeng Bareskrim Polri Bereskan Lobster
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading