Rizal Ramli vs Kemenkeu: Pengemis Utang sampai Blokir Twitter

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
23 November 2020 09:45
Rizal Ramli mantan Menko Kemaritiman (Detikcom/ Agung Pambudhy)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintahan Indonesia kembali mendapatkan cibiran mengenai utang. Ini datang dari ekonom senior Rizal Ramli.

Rizal Ramli menyebut bahwa negara Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai pengemis utang. Terutama karena, banyak pinjaman yang dilakukan di masa pandemi Covid-19 ini.

Hal ini disampaikan eks Menko Kemaritiman tersebut melalui akun resmi Twitternya dan cuitan tersebut pun ditujukan langsung kepada Presiden Jokowi.


"Mas @jokowi, mau dibawa kemana RI ? Surat utang bunganya semakin mahal. Untuk bayar bunga utang saja, harus ngutang lagi. Makin parah. Makanya mulai ganti strategi jadi "pengemis utang bilateral" dari satu negara ke negara lain,, itupun dapatnya recehan itu yg bikin 'shock'," tulisnya.



Adapun utang RI per akhir September 2020, tercatat Rp 5.756,87 triliun atau 36,41% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Utang ini lebih besar Rp 1.056,59 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp 4.700,28 triliun.

Secara rinci, utang dari SBN tercatat sebesar Rp 4.892,57 triliun yang terdiri dari SBN Domestik Rp 3.629,04 triliun dan SBN Valas Rp 1.263,54 triliun.

Sedangkan utang melalui pinjaman tercatat Rp 864,29 triliun yang terdiri dari pinjaman dalam negeri Rp 11,32 triliun dan pinjaman luar negeri Rp 852,97 triliun.

NEXT>>>Bantahan Kemenkeu

Begini Bantahan Kementerian Keuangan
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading