Internasional

Eropa Makin Ngeri karena Corona, Swedia Akhirnya PSBB

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
18 November 2020 09:16
Pigeons fly next to the Eiffel Tower in Paris, Friday, Oct. 30, 2020. France re-imposed a monthlong nationwide lockdown Friday aimed at slowing the spread of the virus, closing all non-essential business and forbidding people from going beyond one kilometer from their homes except to go to school or a few other essential reasons. (AP Photo/Thibault Camus)

Jakarta, CNBC Indonesia - Peningkatan kasus terjangkit virus corona (Covid-19) di Eropa semakin menggila. Sejumlah negara memperketat penguncian bahkan melakukan pembatasan sosial kembali.

Prancis misalnya menjadi negara Eropa pertama yang melampaui 2 juta kasus Covid-19, per Selasa (17/11/2020). Padahal negeri Presiden Emmanuel Macron sudah melakukan aturan penguncian (lockdown) nasional sejak 30 Oktober.

Menteri Kesehatan Prancis Olivier Veran mengatakan bahwa negara itu mendapatkan kembali kendali atas virus corona setelah lockdown. TetapiĀ  negara belum siap untuk mencabutnya.

Terlepas dari kasus harian yang lebih sedikit, jumlah orang yang dirawat di rumah sakit karena Covid-19 telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa di sana. Prancis memiliki jumlah kematian tertinggi ketiga di Eropa setelah Inggris dan Italia.

Pemerintah Macron telah menetapkan target 1 Desember untuk mengakhiri lockdown. Meskipun ada kemungkinan diperpanjang jika jumlahnya tidak turun cukup cepat.


Prancis tercatat memiliki 2.036.755 kasus terjangkit, dengan 46.273 kematian, dan 143.152 pasien berhasil sembuh.

HAL 2>>

Swedia Akhirnya PSBB
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading