Indonesia Jadi Anggota RESESI33, Kapan Graduation?

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
17 November 2020 11:58
Men play chess on a sidewalk as a food vendor serves customers in Jakarta, Indonesia, Thursday, Nov. 5, 2020. Indonesia's economy entered its first recession since the Asian financial crisis more than two decades ago as the country struggles to curb the coronavirus pandemic under control. (AP Photo/Dita Alangkara)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sudah banyak negara yang mengumumkan data pertumbuhan ekonomi kuartal III-2020. Namun 33 di antaranya masih menunjukkan angka minus, terjadi kontraksi ekonomi.

Seluruh negara tersebut sudah mencatatkan kontraksi Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal II-2020. Artinya kontraksi PDB terjadi dua kuartal beruntun, yang merupakan definisi dari resesi.


Dari 33 negara itu, Filipina jadi yang paling parah. Pada kuartal III-2020, negara yang dipimpin oleh Presiden Rodrigo Duterte itu membukukan pertumbuhan ekonomi -11,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/YoY). Membaik dibandingkan kuartal sebelumnya yang -16,9% YoY, tetapi masih negatif dua digit.

Bagaimana posisi Indonesia di 'klub' resesi tersebut? Dengan kontraksi ekonomi 3,49% YoY, Indonesia menempati peringkat sembilan. Lebih baik ketimbang sejumlah negara Asia seperti Hong Kong, Arab Saudi, Jepang, Singapura, dan tentu saja Filipina.

Apakah Indonesia Bisa Cepat 'Sembuh' dari Resesi?
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading