Internasional

Hujan Roket Sampai Negara Tetangga, Konflik Ethiopia Memanas

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
16 November 2020 12:17
Ledakan pipa gas di Suriah menyebabkkan pemandaman total. (File photo: Reuters)

Jakarta, CNBC Indonesia - Konflik di Ethiopia makin memanas. Hujan roket bahkan sampai ke negeri tetangga, Eritrea.

Hal ini terjadi saat beberapa roket yang diluncurkan Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) menghujani ibu kota Asmara pada Sabtu (14/11/2020) malam. Serangan itu diduga diarahkan menuju bandara.



Dilaporkan bahwa bandara tidak terkena roket yang diluncurkan. Namun roket lain berhasil mengenai wilayah di dekat kantor kementerian informasi.

Menurut The Guardians, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa dari serangan itu.



Sementara itu, pemimpin TPLF Debretsion Gebremichael menyatakan tiga misil memang telah mereka ledakkan menuju Asmara. Ia menyebut bandara itu merupakan target yang "sah" karena digunakan oleh militer Ethiopia.

"Selama pasukan di sini bertempur, kami akan mengambil target militer yang sah dan kami akan menembak. Kami akan melawan mereka di semua lini dengan segala cara yang kami miliki," ucap Gebremichael.

Serangan ini adalah reaksi atas ikut campur Eritrea dalam konflik. Negeri itu disebut mengirimkan pasukan ke wilayah di utara Ethiopia.

"Sejak kemarin, tentara (pemimpin Eritrea) Isaias (Afwerki) telah melintasi batas negara dan menyerbu," katanya ditulis Reuters.

"Mereka menyerang melalui Humera menggunakan senjata berat."

Menanggapi tuduhan ini Pemerintah Eritrea mengatakan bahwa tidak ada satupun anggota militernya menyebrangi perbatasan menuju Tigray.

Serangan ini mengakibatkan kekhawatiran internasional mengenai konflik yang dapat meluas. Sekjen PBB Antonio Guterres memperingatkan bahwa serangan itu mengancam stabilitas wilayah-wilayah di tanduk Afrika.

Sementara itu Sudan sudah menutup beberapa perbatasannya dengan Ethiopia. Sudah kebanjiran migrasi pengungsi yang masif akibat konflik itu.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Serangan Roket Teroris Hantam Kabul, 3 Orang Meninggal


(sef/sef)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading