Waduh! Besok Vietnam Diperkirakan Bakal Diterpa Badai Besar

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
14 November 2020 20:07
Warga menyelamatkan barang berharga yang masih bisa digunakan saat terkena banjir akibat terjangan Topan Vamco di Filipina. (AP/Aaron Favila)

Jakarta, CNBC Indonesia - Vietnam sedang bersiap menghadapi kemungkinan terburuk dalam mengantisipasi kedatangan topan vamco. Badai tersebut diperkirakan bakal menyapu pantai tengah negara itu pada Minggu (15/11) pagi. Antisipasi perlu dilakukan karena jumlah korban sudah banyak, di Filipina, ada 53 orang tewas akibat badai paling mematikan di tahun ini.

Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc memperingatkan provinsi-provinsi di jalur yang diperkirakan bakal dilewati topan Vamco untuk bersiap menghadapi dampaknya.

"Ini adalah topan yang sangat kuat," katanya dikutip dari Reuters, Sabtu (14/11).


Adapun provinsi yang dimaksud Nguyen Xuan Phuc adalah Ha Tinh hingga Quang Ngai. Kedua provinsi itu berada di pertengahan negara Vietnam. Dipantau dari Google Map, di tengah provinsi itu ada beberapa provinsi lain diantaranya Quang Binh, Thua Thien Hue dan Quang Tri.

Badan cuaca pemerintah memberi keterangan pada hari ini bahwa sejumlah provinsi tersebut bakal terkena dampak dari topan Vamco. Yakni tersapu badai dengan kecepatan kecepatan angin hingga 165 kilometer per jam (103 mph).

Dikutip dari media pemerintah Vietnam, Otoritas manajemen bencana pemerintah mengungkapkan rencananya Provinsi-provinsi tersebut bakal mengevakuasi 468.000 orang pada hari ini.

Berbagai upaya itu tidak lepas karena Vietnam rentan terhadap badai dan banjir yang merusak karena garis pantainya yang panjang. Vamco akan menjadi badai ke-13 yang melanda negara Asia Tenggara tahun ini, di mana lebih dari 160 orang telah tewas sejak awal Oktober.

Bencana ini telah membawa dampak besar bagi ekonomi Vietnam, utamanya bagi kawasan yang berada di bagian tengah negara tersebut.

"Tidak ada jeda bagi lebih dari delapan juta orang yang tinggal di Vietnam tengah," kata Nguyen Thi Xuan Thu, Presiden Palang Merah Vietnam.

"Setiap kali mereka mulai membangun kembali kehidupan dan mata pencaharian mereka, mereka dihantam oleh badai lagi," lanjutnya.

Sebelum Vietnam, negara Asean lain ada yang sudah terkena badai ini. Yaitu Filipina. Menurut pihak Kepolisian dan Tentara setempat, Vamco telah menewaskan sedikitnya 53 orang, melukai 52 orang dan menyebabkan 22 orang hilang di Filipina.

Penjaga pantai dan badan-badan bencana pun disiapkan. Yakni bergegas pada Sabtu untuk menyelamatkan ribuan orang di provinsi utara setelah topan ke-21 yang melanda Filipina tahun ini melanda pulau utama Luzon pada Rabu malam dan Kamis pagi.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading