Joe Biden Kian Dekat Jadi AS-1, Trump Terus Marah-marah!

News - Roy, CNBC Indonesia
06 November 2020 18:45
President Donald Trump speaks in the East Room of the White House, early Wednesday, Nov. 4, 2020, in Washington. (AP Photo/Evan Vucci)

Jakarta, CNBC Indonesia - Proses penghitungan suara dalam pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) masih terus berlangsung dinamis. Terbaru, calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden berbalik unggul atas capres dari Partai Republik Donald Trump.

Seperti dikutip dari CNBC International, Jumat (6/11/2020), Biden berbalik unggul atas Trump di negara bagian Georgia dengan selisih 917 suara. Padahal, selama dua hari penghitungan suara, Biden terus tertinggal. Penghitungan suara sudah mencapai 99%.

Seperti diketahui, Georgia memiliki 16 suara elektoral. Apabila Biden menang, maka itu merupakan kemenangan pertama di negara bagian itu sejak 1992.

Kemenangan di Georgia juga akan membuat Biden semakin mendekati batas suara elektoral minimal yang dibutuhkan, yaitu 270. Sementara itu berdasarkan hitungan NBC, Biden telah mengumpulkan 253 suara elektoral, sedangkan Trump mengoleksi 214 suara elektoral.

Tuduhan Curang

Di sisi lain, Donald Trump kembali marah terkait hasil sementara pemilihan presiden Amerika Serikat atas perhitungan tersebut.

"Mereka berusaha mencurangi pemilihan umum ini," klaimnya untuk kesekian kali di Gedung Putih, Kamis (5/11/2020).

Ia menghabiskan waktu setidaknya 17 menit di hadapan wartawan untuk mengeluhkan hasil pilpres yang dinilai tidak akurat.

"Kalau anda menghitung suara yang legal, saya dengan mudah menang," katanya. "Mereka mencoba mencurangi pemilihan ini. Dan kita tidak bisa membiarkan ini terjadi," tambah Trump dilansir CNN.





[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading