Kang Emil, Pengusaha Tak Sudi Disebut Menyesal Pindah Jabar!

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
26 October 2020 09:09
Khen Srey Touch, 27, who is nine months pregnant, sews shoes at work at Complete Honour Footwear Industrial, a footwear factory owned by a Taiwan company, in Kampong Speu, Cambodia, July 5, 2018. Khen Srey Touch works 10 hours a day, six days a week and earns $240 a month.

Jakarta, CNBC Indonesia- Para pengusaha sektor padat karya sepenuhnya tak sepakat dengan pernyataan Gubernur Jawa Barat, bahwa mereka menyesal pindah dari Jawa Barat (Jabar). Sektor padat karya memang banyak yang relokasi ke wilayah yang upah minimumnya jauh lebih rendah seperti Jawa Tengah (Jateng), termasuk di Jabar yang UMK-nya masih rendah.

Ridwan Kamil yang biasa disapa Kang Emil ini sempat mengaku bahwa sejumlah pabrik yang pindah ke provinsi lain atas dasar upah rendah, mengaku menyesal. Pasalnya, produktifitas di provinsi lain tersebut lebih rendah dari Jawa Barat.

"(Pabrik) yang sudah pindah ke provinsi lain menyesal juga. Upah boleh murah tapi produktifitas rendah," ujar Kang Emil akhir pekan lalu.


Dia menjelaskan Jawa Barat merupakan salah satu provinsi terbaik dalam kegiatan investasi sektor riil. Pasalnya, infrastruktur Jawa Barat paling lengkap dan sumber daya manusia memiliki produktivitas yang tinggi.

Berikut reaksi pengusaha sektor padat karya:

Menyesal Nih? Nggak Juga
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading