Internasional

Alhamdulilah, Arab Izinkan Sholat Harian di Masjidil Haram

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
19 October 2020 09:21
Umat Muslim mengelilingi Ka'bah, saat menjalani ibadah Umrah, di kota suci Muslim di Mekah, Arab Saudi. (AP/Amr Nabil)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kabar bahagia datang dari Arab Saudi. Negara itu kembali mengizinkan warganya dan penduduk di kerajaan untuk melakukan sholat harian di Masjidil Haram di Mekah, situs tersuci umat Islam, Minggu (18/10/2020).

Ini dilakukan pertama kali dalam tujuh bulan. Sebelumnya pelaksanaan sholat di masjid ditiadakan karena pandemi corona (Covid-19).




Mengutip Aljazeera, ini merupakan tahap kedua dari rangkaian pembukaan kembali ziaran suci umrah yang dilakukan 4 Oktober lalu. Sebagaimana dimuat Saudi State News Agency (SPA), hanya 30% jamaah yang diperbolehkan melakukan ibadah.

Per Minggu kemarin, kapasitas juga telah ditingkatkan menjadi 75%. Sekitar 15.000 jamaah boleh datang dan melakukan sholat di masjid.



Sementara itu, jamaah asal negara non Arab Saudi baru boleh melakukan umrah di 1 November 2020. Namun hanya dari negara yang bebas risiko Corona (Covid-19).

Kapasitas Masjid Haram dan Nabawi juga akan ditingkatkan. Di mana kuota jamaah naik 100% kapasitas kedua tempat suci itu sekitar 20.000.

Tahapan terakhir, di mana umrah bisa dilakukan dengan jumlah normal lagi, 2,5 juta orang per hari, masih akan ditinjau ulang. "Kapasitas penuh, begitu ancaman pandemi dieliminasi," tegas kementerian.

Arab Saudi menargetkan kenaikan pengunjung umrah pada 2020 ini hingga 15 juta orang. Target tersebut dibuat sebelum Covid-19 menyerang.Di 2030 target dinaikkan hingga 30 juta.

Ziarah keagamaan ini memberi pemasukan bagi Arab Saudi hingga US$ 12 miliar. Itu bukan cuma dari penginapan, tapi juga transportasi, hadiah, makanan dan biaya jamaah.

Saat ini di Arab Saudi mencatat sebanyak 342.202 warga telah terinfeksi. Sebanyak 5.185 warga meninggal karena corona.




(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading