RUU Ciptaker Diketok, Pekerja Kena PHK Dijamin Kerja Lagi Lho

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
05 October 2020 21:29
Konfederasi Serikat Buruh Indonesia (KSPI) demo di depan Gedung DPR RI. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah memastikan bahwa orang yang terkena PHK (pemutusan hubungan kerja) akan dapat jaminan sampai mereka bisa kembali bekerja.

Jaminan itu melalui program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) sesuai denganĀ Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja yang disahkan menjadi UU pada Senin ini (5/10/2020).

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pandemiĀ Covid-19 tidak hanya memberikan dampak besar ke perekonomian. Terlihat dari banyaknya masyarakat yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Oleh karena itu melalui RUU Cipta Kerja pemerintah akan mengadakan program JKP.


"Program jaminan kehilangan pekerjaan yang memberikan manfaat yaitu cash benefit atau uang tunai dan pelatihan untuk upgrading atau re-skiling, dan akses informasi pasar tenaga kerja," ujarnya saat berpidato dalam pengesahan UU Cipta Kerja di Sidang Paripurna DPR, Senin (5/10/2020).

Melalui JKP itu juga, Airlangga menjanjikan agar masyarakat yang terkena PHK, bisa mendapatkan lagi pekerjaan.

"Dengan demikian, bagi pekerja atau buruh yang mengalami PHK tetap terlindungi dalam jangka waktu tertentu sambil cari pekerjaan baru yang lebih sesuai," kata Airlangga melanjutkan.

Seperti diketahui, di dalam RUU Cipta Kerja, Pasal 46A disebutkan, JKP diselenggarakan oleh badan penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan (BPJSTK) dan pemerintah, yang kemudian aturan lebih lanjut akan diatur melalui Peraturan Pemerintah (PP).

Program ini disampaikan pertama kali saat pembahasan RUU Cipta Kerja antara pemerintah dan Badan Legislasi DPR.

Staf Ahli Bidang Regulasi, Penengakkan Hukum, dan Ketahanan Kemenko Perekonomian, Elen Setiadi menjelaskan, di tengah pandemi saat ini JKP seharusnya bisa dilaksanakan dengan cepat.

Melalui JKP, korban PHK nantinya kata Elen akan mendapatkan cash benefit, yakni semacam pemberian gaji atau upah setiap bulan yang bisa disepakati kemudian.

"Beberapa bulan tergantung kesepakatan, 6 bulan, 9 bulan, ini yang ditanggung melalui program ini," ujarnya Sabtu (26/9/2020).

Kemudian korban PHK juga nantinya bisa mendapatkan vocational training, yakni peningkatan kapasitas sesuai kapasitas kerja dan informasi ketenagakerjaan.

Pekerja yang mendapatkan JKP juga kata Elen tetap akan mendapatkan jaminan sosial lainnya yang berupa jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan hari tua (JHT), jaminan pensiun (JP), jaminan kematian (JKM), dan jaminan kesehatan nasional (JKN).


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Omnibus Law, Pemerintah Kebut 35 PP & 5 Perpres Dalam Sebulan


(tas/tas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading