Dijampi-jampi Apa, Kok Pabrik China Banyak Pindah ke Vietnam?

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
26 September 2020 11:32
China's State Councilor and Foreign Minister Wang Yi (L) and Vietnam's Deputy Prime Minister and Foreign Minister Pham Binh Minh attend a news conference after their meeting at the Government Guesthouse in Hanoi, Vietnam April 1, 2018. REUTERS/Kham

Jakarta, CNBC Indonesia - Vietnam menjadi salah satu negara primadona bagi relokasi industri asal China. Menurut Duta Besar RI Untuk Vietnam, Ibnu Hadi, ada beberapa hal yang membuat Vietnam menarik, salah satunya adalah lokasi geografis serta penawaran biaya produksi yang lebih murah, dan memiliki banyak free trade agreement (FTA).

"Alasannya cost production di China sendiri sudah mulai meningkat, mulai lebih tinggi dari rata-rata di Asia Tenggara. Lebih tinggi dari Indonesia dan Vietnam," kata Ibnu dalam wawancara Closing Bell CNBC Indonesia, dikutip Sabtu (26/9/2020).



Namun Ibnu mengatakan hal ini terjadi jauh sebelum munculnya pandemi virus corona (Covid-19), ditambah dengan munculnya perang dagang antara China dan Amerika Serikat yang cukup memperburuk hubungan kedua negara.

Selain itu, lokasi Vietnam juga cukup strategis. Ditambah biaya produksi lebih rendah, yang mencakup upah buruh, harga tanah, berbagai harga utilitas, dan harga infrastruktur yang memadai. Vietnam juga lebih mempermudah birokrasi perizinan.




"Secara keseluruhan, Vietnam memang bisa lebih menjanjikan," tambah Ibnu. "Dua faktor yang membuat Vietnam lebih unggul, yakni lokasi geografis yang strategis, dan FTA yang cukup banyak dan terus meningkat. Jadi Vietnam lebih agresif dalam melakukan kerjasama dan menandatangani berbagai agreement."

Ibnu juga menjelaskan jika kunci kesuksesan Vietnam dalam menggaet investor berada di tangan para konsultan asing.

"Pemerintahnya sendiri saya lihat tidak sekencang dalam mempromosikan ke luar negeri, seperti Indonesia. Mungkin memang budgetnya terbatas atau itu memang policynya mereka. Tapi memang mereka lebih mengandalkan para konsultan asing yang sebagian besar sudah beroperasi di Vietnam," katanya.

Lewat konsultan asing, kata Ibnu, Vietnam digambarkan secara positif dengan kisah, gambar, dan analisis kumulatif yang menjadi daya tarik bagi investor asing, terutama dari belahan dunia Eropa dan AS.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading