Internasional

Di-warning Soal Palestina, Trump Beri 'Jempol' ke Raja Salman

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
07 September 2020 10:29
FILE PHOTO: Saudi Arabia's King Salman bin Abdulaziz Al Saud talks during the opening of 29th Arab Summit in Dhahran, Saudi Arabia April 15, 2018. Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court/Handout via REUTERS THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Penguasa Arab Saudi Raja Salman bin Abdulaziz dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melakukan komunikasi via telepon.

Dalam percakapan itu keduanya berbincang soal isu teranyar Timur Tengah termasuk Palestina dan Israel.



Raja Salman pun mengingatkan ke Trump bahwa tak akan ada normalisasi hubungan dengan Israel jika tidak adil penawaran yang adil soal Palestina.

Sebelumnya, melalui proposal 2002, Arab akan menormalisasi hubungan dengan negeri Yahudi itu asal negara Palestina diakui dan Israel menarik penuh pasukan dari wilayah tersebut.

Meski begitu, Trump tetap memberikan 'jempolnya' ke sang penguasa Arab tersebut.

Pasalnya, sebagaimana ditulis Reuters, penjaga dua kota suci itu menyetujui pembukaan wilayah udara Arab Saudi untuk penerbangan antara Israel dan Uni Emirat Arab (UEA).

Ini terkait dengan dinormalisasinya hubungan UEA dengan Israel awal bulan ini.




Berbeda dengan sejumlah negara Arab lainnya, UEA akhirnya memutuskan melakukan bisnis dengan Israel.

"Trump mengatakan ke Raja Saudi dia sangat menyambut pembukaan wilayah udara ini," kata Juru Bicara Gedung Putih dikutip Senin (7/9/2020).

Di kesempatan yang sama, Trump juga berbincang soal keamanan regional. Trump disebut setuju untuk menyelesaikan perpecahan yang terjadi di kawasan itu.

Meski boleh melintasi Arab Saudi, penerbangan dari Israel ke UEA dan sebaliknya tak bisa melewati wilayah Arab lainnya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menilai izin dapat mempersingkat durasi perjalanan dari negara itu ke Dubai.

"Pesawat dari Israel dan negara lain dapat langsung terbang dari Israel ke Abu Dhabi, ke Dubai dan sebaliknya," ujarnya pekan lalu.

"Ini kabar yang luar biasa bagi rakyat Israel."





[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading