Tolong Pak Erick Thohir! Bisnis Travel Belum Dapat Stimulus

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
08 August 2020 18:30
Erick Thohir Revitalisasi Pelabuhan Benoa, adalah Komitmen Pemerintah Tingkatkan Wisatawan ke Indonesia. (CNBC Indoensia/Monica Wareza)

Jakarta, CNBC Indonesia - Travel agent atau biro perjalanan menjadi salah satu lini bisnis yang paling terdampak pandemi Covid-19. Sampai saat ini, meski sebagian wisata di Indonesia sudah dibuka, nasib travel agent masih mengkhawatirkan lantaran tak dapat stimulus dari pemerintah.

Ketua Umum Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) Nunung Rusmiati, menegaskan bahwa pariwisata merupakan salah satu penyumbang devisa terbesar.

Hal ini tidak lepas dari peran travel agent yang selama ini berkontribusi menggenjot promosi hingga terlibat langsung sebagai pelaku bisnis sektor wisata.


"Anggota kitalah yang menyumbangkan itu. Jadi kita bisa lihat dan saya bisa buktikan untuk mempromosikan. Tanpa dukungan dari pemerintah saja kita harus melakukan," ujarnya dalam sebuah wawancara bersama CNBC Indonesia, pekan ini.

Beberapa stimulus yang dijanjikan pemerintah pun jadi angin segar. Sayangnya, realisasinya masih belum efektif, bahkan belum ada travel agent yang mendapat manfaat kebijakan stimulus ekonomi.

"Saya meminta dengan sangat stimulus itu dipercepat dan kemarin terima kasih kepada Kemenparekraf kita berdiskusi, tapi itu masih ada kendala," urainya.

Dia mengatakan, kendala utama adalah berkaitan dengan kredit perbankan. Pihaknya mengaku, sistem yang diterapkan perbankan masih cukup rumit seperti di masa normal sebelum adanya pandemi Covid-19.

"Dalam arti kita meminjamkan dengan bank itu hampir sama sistemnya. kita minta diperingan karena dalam 4 bulan ini tidak ada kegiatan," katanya.

"Tolong sekali dalam kita berdiskusi, mungkin saya juga harus ketemu dengan Pak Menteri BUMN, Pak Erick, tolonglah ini untuk persyaratan-persyaratannya itu dipermudah tidak seperti biasa untuk masa seperti yang tidak Covid-19 ini," urainya.

Erick saat ini menjabat sebagai Menteri BUMN, sekaligus mendapatkan amanat sebagai Ketua Pelaksana tim khusus yang dibentuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk penanganan Covid-19.

Dari hasil diskusi dengan pemerintah sebelumnya, dia menilai kebijakan-kebijakan di tingkat pusat sebenarnya cukup baik. Hanya saja dia kembali menggarisbawahi mengenai realisasi di lapangan.

"Semuanya 100% belum menerima dan belum merasakan," katanya.

"Jadi di sini mudah-mudahan dengan adanya pembicaraan ini, mudah-mudahan itu kita akan diskusi lagi. Walaupun diskusi kita ini cukup efektif dan kan cukup memberikan solusi tapi sampai saat ini belum satupun stimulus yang didapatkan oleh biro perjalanan."

"Untuk bank sudah ada jalan keluar, tapi tadi persyaratannya masih berat sehingga anggota saya waktu meeting sempat bilang ah itu mah sama saja tidak ada solusi," keluhnya.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading