Polling CNBC Indonesia

Permintaan Lesu, Inflasi Juli Diramal Cuma 0,06%

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
01 August 2020 08:05
Pengunjung memilih beras di Supermarket, Jakarta, Kamis (29/3). Jelang bulan Puasa, Kementerian Perdagangan berencana mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan baru mengenai daftar merek beras guna menstabilkan harga beras. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki )

Jakarta, CNBC Indonesia - Laju inflasi Indonesia pada Juli 2020 diperkirakan masih 'jinak'. Walau aktivitas masyarakat sudah mulai dibuka, tetapi hantaman keras Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terhadap perekonomian masih sangat terasa.

Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data inflasi pada awal pekan ini. Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan inflasi bulanan (month-to-month/MtM) berada di 0,065%. Sementara inflasi tahunan (year-on-year/YoY) diperkirakan 1,72% dan inflasi inti tahunan di 2,115%.

Institusi


Inflasi MtM (%)

Inflasi YoY (%)

Inflasi Inti YoY (%)

CIMB Niaga

0.11

1.76

2.22

Maybank Indonesia

0.06

1.7

2.12

Bank Danamon

-

1.74

2.04

Bank Mandiri

-0.05

1.59

-

ING

-

1.64

-

Standard Chartered

-0.03

1.61

2.1

Danareksa Research Institute

0.07

1.79

2.06

Bank Permata

0.05

1.7

2.14

BCA

0.09

1.74

2.11

Citi

0.17

1.82

2.32

MEDIAN

0.065

1.72

2.115

Jika ini terwujud, maka inflasi domestik mengalami perlambatan dibandingkan Juni. Kala itu, inflasi bulanan adalah 0,18%, tahunan 1,96%, dan inflasi inti tahunan 2,26%.

Sedangkan Survei Pemantauan Harga (SPH) keluaran Bank Indonesia (BI) memperkirakan laju inflasi Juli sebesar -0,03% MtM, deflasi. Dengan demikian, inflasi tahunan lebih tipis ketimbang proyeksi pasar yaitu di 1,61%. Proyeksi BI menggambarkan inflasi tahunan terendah sejak Mei 2000.

Ekonomi Lesu, Inflasi 'Jinak'
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading