Lapor Pak Jokowi, Ini Provinsi yang Rawan Penyebaran Corona!

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
10 July 2020 08:15
Karyawan melayani pelanggan yang melakukan perawatan rambut di Alfons Salon, Jakarta, Senin (19/6/2020). CNBC Indonesia/Tri Susilo 

Pemprov DKI Jakarta melakukan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi membuka kembali operasional unit usaha salon dan tata rambut dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran seperti pengukuran suhu tubuh, penggunaan masker bagi karyawan dan konsumen salon, sterilisasi peralatan, pemakaian pelindung wajah bagi karyawan, dan sistem reservasi bagi konsumen.   

Rina Rengganis selaku General Meneger mengatakan karena anjuran protokol pemerintah tentang Covid-19, jumlah karyawan yang bekerja di Alfons & Haircode Salon juga melakukan swab tes sebelum masuk dan jumlahnya kita batasi menjadi sekitar 50 persen karyawan. Dan mereka akan menyetujui protokol untuk menaati protokol ini,

Jakarta, CNBC Indonesia - Data penyebaran virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19) di Indonesia kian mencemaskan. Kini, tambahan kasus sudah lebih dari 2.000 dalam sehari.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengumumkan, jumlah pasien positif corona per 9 Juli 2020 adalah 70.736 orang. Bertambah 2.657 orang (3,9%) dibandingkan posisi hari sebelumnya.

Secara nominal, tambahan pasien baru 2.657 orang adalah yang tertinggi sejak Indonesia mencatatkan kasus perdana pada awal Maret. Rekor baru. Sementara secara persentase, pertumbuhan 3,9% adalah yang tercepat sejak 23 Mei.


"Ini sudah lampu merah lagi. Secara nasional kasus positif tinggi sekali, 2.657. Hati-hati angka yang tadi saya sampaikan bisa bertambah banyak. Ini jangan dianggap enteng, bisa menyebar ke mana-mana.

"Oleh sebab itu, kita harus memiliki perasaan yang sama. Kita menghadapi krisis yang tidak mudah. Ada krisis kesehatan tapi berimbas ke krisis ekonomi," papar Presiden Joko Widodo di sela-sela kunjungan ke Kalimantan Selatan, kemarin.

Dalam sidang kabinet Selasa pekan ini, Kepala Negara menyampaikan kekhawatirannya terhadap prospek perekonomian nasional. Jokowi mencemaskan risiko tekanan ekonomi masih akan berlanjut pada kuartal III-2020.

"Ini kita kejar-kejaran dengan yang namanya waktu. Jadi sekali lagi, ganti channel dari channel normal ke channel krisis. Kalau ndak, ngeri saya. Terus terang saya ngeri," tegas Jokowi.

Jawa Barat Jadi Provinsi dengan Risiko Penularan Tertinggi
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading