Pejabat Tak Dapat THR, Belanja Pegawai Turun 3,3% di Q2-2020

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
09 July 2020 17:40
Menteri Keuangan Sri Mulyani (CNBC Indonesia/Lidya Julita Sembiring)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mencatat belanja pegawai hingga semester I-2020 sudah terealisasi Rp 114,1 triliun atau sudah mencapai 44,4% dari target tahun ini. Adapun realisasi ini mengalami kontraksi 3,3% dibandingkan semester I-2019 yang terealisasi Rp 117,9 triliun.

"Realisasi belanja pegawai K/L turun 3,3%," ujarnya di Ruang Rapat Banggar, Kamis (9/7/2020).

Menurutnya, belanja pegawai hingga saat ini mengalami penurunan karena ada penghematan dari anggaran Tunjungan Hari Raya (THR) Pegawai Negeri Sipil (PNS). Di mana, tahun ini THR hanya diberikan pada PNS level eselon III ke bawah, sedangkan eselon I dan II serta pejabat negara lainnya tidak mendapatkan.


Selain itu PNS yang mendapatkan THR juga tidak diberikan secara penuh (full) tanpa memasukkan perhitungan tunjangan kinerja.

Hal ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 24 tahun 2020 tentang Pemberian THR 2020 kepada PNS, Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, Pegawai Non-pegawai Negeri Sipil, dan Penerima Pensiun atau Tunjangan.

"Penurunan belanja pegawai dipengaruhi perubahan kebijakan THR," kata dia.

Selain itu, belanja pegawai turun juga karena tidak adanya perjalanan dinas di masa pandemi Covid-19 ini. Namun, secara keseluruhan, belanja pemerintah pusat mengalami pertumbuhan positif karena ada peningkatan belanja bantuan sosial.

Sebagai informasi, hingga semester I-2020 realisasi belanja negara sudah mencapai Rp 1.068,9 triliun. Realisasi belanja ini terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp 668,5 triliun, dan belanja transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) sebesar Rp 400,4 triliun.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading