Konflik Laut China Selatan

Pak Prabowo RI Gimana? Militer China Siap Tempur Lawan AS!

News - Sefti Oktarianisa, CNBC Indonesia
07 July 2020 17:20
Militer AS di Laut Cina Selatan (Tangkapan layar twitter @USPacificFleet)

Jakarta, CNBC IndonesiaChina sepertinya siap menghadapi tantangan Amerika Serikat (AS) di Laut China Selatan. Dikutip South China Morning Post, Beijing bahkan menyebut AS punya motif tersembunyi di perairan tersebut.

Pernyataan ini dilontarkan terkait memanasnya LCS sepekan terakhir. China dan AS melakukan latihan militer secara bersamaan di area tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar negeri China Zhao Lijian mengatakan situasi di LCS sebenarnya stabil tetapi AS menimbulkan masalah antara Beijing dan negara ASEAN.

"AS sengaja mengirimkan dan mengerahkan militer untuk latihan skala besar di LCS, dan memamerkan "ototnya"," ujarnya dikutip CNBC Indonesia, Selasa (7/7/2020).



"Mereka memiliki tujuan tersembunyi. AS menciptakan perpecahan di antara negara-negara di kawasan ini dan membuat militerisasi LCS."

Sementara itu, seorang pensiunan perwira Tentara Militer China (PLA) mengatakan Negeri Tirai Bambu siap melawan "ancaman" yang ditimbulkan AS. Ini diutarakannya dalam sebuah artikel di Phoenix Television, jaringan televisi milik negara.

"China telah beberapa kali mengalami ancaman yang ditimbulkan AS di laut, di mana AS mengoperasikan kapal induknya," tegasnya.

"Tekad China untuk menjaga integritas teritorial, kedaulatan, dan kepentingan maritimnya tidak akan goyah karena ancaman terbaru yang ditimbulkan oleh AS. Militer China siap dan akan menangani dengan mudah. "

Sementara itu pekan kemarin AS meluncurkan pesawat bomber B-52H dan dua kapal induk Nimitz dan USS Ronald Reagon dalam latihan di LCS. Sedangkan China menyiagakan senjata anti pesawat terbang seperti rudal DF-21D dan DF-26 kawasan ini.


In this photo provided by U.S. Navy, the USS Ronald Reagan (CVN 76) and USS Nimitz (CVN 68) Carrier Strike Groups steam in formation, in the South China Sea, Monday, July 6, 2020. China on Monday, July 6, accused the U.S. of flexing its military muscles in the South China Sea by conducting joint exercises with two U.S. aircraft carrier groups in the strategic waterway.(Mass Communication Specialist 3rd Class Jason Tarleton/U.S. Navy via AP)Foto: USS Ronald Reagan (CVN 76) dan USS Nimitz (CVN 68) Carrier Strike Groups di Laut Cina Selatan, Senin, (6/7/2020). (Mass Communication Specialist 3rd Class Jason Tarleton/U.S. Navy via AP)



Ketegangan antara AS dan China di kawasan LCS telah meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Pemicunya adalah klaim negeri Xi Jinping bahwa 80% LCS atau 2.000 km area merupakan bagian negaranya dengan konsep Sembilan Garis Imajiner.



Konflik yang terjadi di kawasan juga bisa dibilang sebagai salah satu sengketa wilayah terbesar. Mengingat China memperebutkan wilayah perairan yang kaya akan gas alam dan minyak itu dengan banyak negara.



Wilayah yang diklaim China di LCS sebenarnya diklaim oleh beberapa negara anggota Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN) yaitu Vietnam, Filipina, Malaysia, dan Brunei. Bahkan di Januari 2020, ketegangan juga terjadi terkait Natuna RI.



[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading