Kematian George Floyd & Derita 'Ekonomi' Warga Kulit Hitam AS
Hidayat Setiaji,
CNBC Indonesia
01 June 2020 06:18
Di bidang ekonomi, ketimpangan antar etnis juga terjadi. US Bureau of Labor Statistics mencatat Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) etnis Kaukasian pada 2018 adalah 62,8%. Sedikit lebih tinggi dibandingkan etnis Afrika-Amerika yang sebesar 62,3%.
Ditelusuri sedikit lebih dalam, ketimpangan itu semakin terlihat nyata. Pada 2018, tingkat pengangguran di etnis Kaukasian adalah 3,5%. Sementara untuk etnis Afrika-Amerika angkanya mencapai 6,5%. Tingkat pengangguran di kelompok etnis Afrika-Amerika bahkan selalu menjadi yang tertinggi di antara empat etnis terbesar di Negeri Adidaya.
Kemudian dari segi upah, pekerja etnis Afrika-Amerika juga memperoleh lebih rendah ketimbang Kaukasian. Median upah yang diterima pekerja laki-laki dari etnis Afrika-Amerika adalah US$ 694/pekan sedangkan warga Kaukasian menerima US$ 916/pekan.
Untuk laki-laki, median upah pekerja Afrika-Amerika adalah US$ 735/pekan sedangkan pekerja Kaukasian dibayar US$ 1.002/pekan. Upah perempuan lebih rendah lagi yaitu US$ 654/pekan untuk pekerja Afrika-Amerika dan US$ 817/pekan untuk pekerja Kaukasian.
Berdasarkan bidang pekerjaan, perbedaan upah antar-ras juga terlihat. Misalnya di bidang manajemen dan profesional yang merupakan bidang pekerjaan dengan bayaran tertinggi, median upah pegawai Afrika-Amerika adalah US$ 1.009/pekan. Sedangkan dari etnis Kaukasian menerima US$ 1.255/pekan.
Tekanan yang dialami warga Afrika-Amerika boleh dibilang sudah sistemik. Dalam kehidupan sosial mereka termarjinalkan, dan di bidang ekonomi juga mendapat diskriminasi.
TIM RISET CNBC INDONESIA
(aji) Add
as a preferred
source on Google
Ditelusuri sedikit lebih dalam, ketimpangan itu semakin terlihat nyata. Pada 2018, tingkat pengangguran di etnis Kaukasian adalah 3,5%. Sementara untuk etnis Afrika-Amerika angkanya mencapai 6,5%. Tingkat pengangguran di kelompok etnis Afrika-Amerika bahkan selalu menjadi yang tertinggi di antara empat etnis terbesar di Negeri Adidaya.
Kemudian dari segi upah, pekerja etnis Afrika-Amerika juga memperoleh lebih rendah ketimbang Kaukasian. Median upah yang diterima pekerja laki-laki dari etnis Afrika-Amerika adalah US$ 694/pekan sedangkan warga Kaukasian menerima US$ 916/pekan.
Untuk laki-laki, median upah pekerja Afrika-Amerika adalah US$ 735/pekan sedangkan pekerja Kaukasian dibayar US$ 1.002/pekan. Upah perempuan lebih rendah lagi yaitu US$ 654/pekan untuk pekerja Afrika-Amerika dan US$ 817/pekan untuk pekerja Kaukasian.
Berdasarkan bidang pekerjaan, perbedaan upah antar-ras juga terlihat. Misalnya di bidang manajemen dan profesional yang merupakan bidang pekerjaan dengan bayaran tertinggi, median upah pegawai Afrika-Amerika adalah US$ 1.009/pekan. Sedangkan dari etnis Kaukasian menerima US$ 1.255/pekan.
Tekanan yang dialami warga Afrika-Amerika boleh dibilang sudah sistemik. Dalam kehidupan sosial mereka termarjinalkan, dan di bidang ekonomi juga mendapat diskriminasi.
TIM RISET CNBC INDONESIA
(aji) Add
source on Google