Bupati Minta Freeport Tutup Saat Corona, MIND ID: Tidak Bisa

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
15 May 2020 20:51
Smelter Freeport (CNBC Indonesia/Wahyu Daniel)
Jakarta, CNBC Indonesia - Holding Pertambangan (MIND ID) memastikan tidak akan menghentikan operasional di PT Freeport Indonesia. Direktur Utama Holding Pertambangan (MIND ID) Orias Petrus Moedak mengatakan ada berbagai pandangan mengenai operasional Freeport.

Dari pihak Bupati Mimika meminta untuk tutup, sementara pemuka adat meminta untuk tidak tutup, hal yang sama juga disampaikan masyarakat sekitar agar tidak ditutup. "Dan mereka semua sampaikan di media, kami sendiri tidak dapat suratnya," ungkapnya dalam konferensi pers, Jumat, (15/05/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, Freeport dan MIND ID sudah melakukan pencegahan secara prosedural. Seperti melakukan pemeriksaan kepada karyawan yang kemungkinan terpapar Covid-19.


Mereka melakukan pengecekan langsung, jika jumlahnya meningkat menurutnya itu dampak dari tes yang dilakukan. Setelah dilakukan tes, bagi yang positif dilakukan pemisahan antara yang positif Covid-19 da negatif.



Saat ini menurutnya orang yang naik turun ke Tembagapura sudah dibatasi, hanya logistik saja. Jadi pegawai yang sedang di Tembagapura mereka akan stay di sana terus melaksanakan operasionalnya.

"Dan yang menarik hasil operasinya justru lebih bagus, jadi di atas yang diharapkan Q1 2020 ya, itu lebih tinggi daripada target yang kita harapkan. Jadi secara operasional kita tetap baik," paparnya.

Ia menegaskan, jika yang diminta Bupati adalah menutup akses ke Kuala Kencana atau ke Freeport itu sebenarnya sesuatu yang tidak masalah kalau sekedar menutup akses. "Tapi kalau menutup operasional itu pilihan yang saya rasa di kami tidak ada. Karena tindakan-tindakan yang diambil itu sudah prosedur terbaik yang bisa dilakukan," tegasnya. 




[Gambas:Video CNBC]




(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading