Dikejar Terus Jokowi, Harga Gula Kok Bandel Susah Turun?

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
13 May 2020 13:35
(foto: Setpres RI)
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga gula terus menjadi perhatian Presiden Jokowi karena harganya yang susah kembali ke titik normal. Jokowi mengaku harus mengejar terus ke para menteri soal harga gula ini yang belum menyentuh Rp 12.500 per kg sebagai harga eceran tertinggi (HET).

Kenapa begitu 'bandelnya' harga gula yang susah turun?

"Harga gula memang ada beberapa impor yang jadwalnya tertunda, karena beberapa daerah di negara lain ada pembatasan akibat lockdown," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Rabu (13//5).




Artinya Airlangga mengakui ada persoalan pasokan yang menyebabkan harga gula susah turun. Namun, pemerintah sudah mencoba menambah pasokan ke pasar dengan melakukan pengalihan gula rafinasi yang selama ini untuk kebutuhan industri ke pasar umum atau pasar rumah tangga.

"Diharapkan dengan pengalihan ini, harga bisa ditekan ke bawah. Memang itu yang menjadi salah satu persoalan akibat hal tersebut," katanya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti sejumlah harga komoditas pangan strategis yang masih terlampau tinggi, khususnya gula dan bawang merah.

"Juga gula pasir sampai saat ini saya terus kejar, harga masih Rp 17.000 - Rp 17.500 padahal HET masih harusnya di Rp 12.500," jelasnya.



[Gambas:Video CNBC]




(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading