Viral! Video PHK Massal Ribuan Pekerja, Ternyata Ini Sebabnya

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
30 April 2020 10:55
industri sepatu
Jakarta, CNBC Indonesia - Laman media sosial diramaikan dengan video viral pemutusan hubungan kerja (PHK) massal pegawai pabrik sepatu PT Shyang You Fung. Pabrik ini berlokasi di kawasan Industri Jatake, Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten. Sempat muncul spekulasi, PHK massal itu terkait dengan pandemi corona yang saat ini sedang terjadi di Indonesia.

Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Firman Bakri sudah mengonfirmasi soal video tersebut. Dia mengatakan pihak perusahaan sudah memberi laporan kepada asosiasi mengenai PHK tersebut.

Namun, ia menggarisbawahi bahwa langkah PHK yang dilakukan bukan disebabkan faktor krisis akibat pandemi corona, tapi murni karena strategi perusahaan, yang sudah direncanakan sejak lama.

"Jadi memang sebenarnya ini sudah dalam rencana perusahaan. Dalam rangka untuk pengembangan daya saing industri, kemudian mereka relokasi (Pabrik). Mereka mulai develop di Brebes (Jawa Tengah)," kata Firman kepada CNBC Indonesia, Kamis (30/4).

[Gambas:Instagram]




Ia menerangkan rencana perusahaan untuk pindah sudah ada sejak tahun lalu. Namun, baru dieksekusi pada pertengahan tahun ini. Alasan pemindahan sendiri untuk mengembangkan perusahaan dalam kapasitas produksi. Sehingga, produk yang dihasilkan diproyeksikan lebih banyak. Begitu pun dengan tenaga kerja.

"Yang saya dengar di Banten menyerap sekitar 2.500 pekerja. Di Brebes jauh lebih besar proyeksinya," ungkap Firman.

Mengenai karyawan yang di-PHK, ia juga mendapat laporan bahwa penyelesaian hak pegawai tetap akan diselesaikan. Faktor ini menjadi hal penting bagi karyawan yang terkena PHK, yakni hak pesangon.



"Info yang kami dengar mereka akan ikuti aturan ketenagakerjaan. Soal hitung-hitungan, saya nggak paham juga. Ini memang pengembangan perusahaan," paparnya.

Sebelumnya Ketua Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan bahwa langkah PHK justru dihindari oleh para pengusaha yang sedang kesulitan pandemi corona. Bagi perusahaan yang melakukan PHK saat ini umumnya sudah direncanakan sejak lama.


[Gambas:Video CNBC]





(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading